HOLOPIS.COM, JAKARTA – Cremonese mesti puas bermain imbang tanpa gol melawan tamunya, Verona dalam lanjutan Serie A di Stadio Giovanni Zini. Senin (19/1), malam. Kiper Cremonese yang juga pilar Timnas Indonesia, Emil Audero tampil ciamik dengan melakukan sejumlah save krusial.
Dengan hasil itu, Verona kini makin berada di posisi buncit klasemen Serie A Italia. Verona di posisi 20 dengan 14 poin dari 2 kali menang, 8 seri, dan 11 kalah. Sementara, Cremonese nangkring di urutan 12 dengan 23 poin dari 21 laga. Rinciannya 5 kali menang, 8 seri, dan 8 kalah.
Dari data Football Italia, Cremonese memegang penguasaan bola 53 persen. Sementara, Verona 47 persen. Meski demikian, Verona tampil lebih berbahaya.
Verona berhasil melesatkan 11 tembakan dengan 4 di antaranya shots on target. Adapun Cremonese cuma lima tendangan yang satu di antaranya shots on target.
Juru taktik Cremonese Davide Nicola menurunkan duet Jamie Vardy dan Federico Bonazzolli di lini depan. Di bawah mistar, Emil Audero cuma tetap jadi andalan Utama.
Sementara, pelatih Verona Paolo Zanetti melakukan banyak perubahan. Salah satunya pergantian kiper dengan Lorenzo Monitpo yang dicadangkan.
Sebelum laga dimulai, ada sesi mengheningkan cipta selama satu menit dilakukan di Stadio Giovanni Zini untuk menghormati mendiang Presiden Fiorentina, Rocco Commisso, yang meninggal dunia pada usia 76 tahun.
Nama Audero jadi perbincangan karena menyelamatkan beberapa save. Dua save di antaranya dilakukan kiper asal Mataram saat menggagalkan tendangan penyerang asal Brasil, Giovanne.
Salah satunya di menit 37 babak pertama. Saat iti, Giovane bergerak di sektor kanan Cremonese langsung melepaskan tembakan keras first time. Namun, Audero dengan refleknya sambil menjatuhkan tangan berhasil menepis dengan tangan kirinya.
Lalu, di menit 63, lagi-lagi pergerakan Giovane berhasil masuk area pertahanan kanan Cremonese. Pemain 22 tahun itu langsung menendang ke arah gawang tapi berhasil digagalkan Audero.
“Giovane menguji Emil Audero dengan upaya improvisasi yang bagus dari situasi yang sulit, yang seharusnya bersarang di sudut bawah gawang jika kiper tidak waspada,” demikian tulis Football Italia, dikutip Holopis.com, pada Selasa, (20/1/2026).
Dari highlight video Serie A, terlihat Audero setidaknya menggagalkan 4 peluang Verona. Komentator pertandingan pun melempar pujian atas penampilan kiper kelahiran Mataram itu.
Komentator menilai kiper 29 tahun itu berhasil menggagalkan pemainan ngotot Verona yang mengincar kemenangan.
“Audero menjadi duri dalam daging buat Verona. Verona harus puas dengan 1 poin dari hasil pertandingan,” demikian kata komentator.

