Kadin Dukung Keikutsertaan Indonesia di WEF Davos 2026

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap keikutsertaan Indonesia dalam ajang World Economic Forum (WEF) 2026 yang akan digelar di Davos, Swiss, pada 19–23 Januari 2026.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menilai, WEF Davos merupakan platform efektif untuk memperkenalkan potensi ekonomi nasional kepada para pemimpin dunia dan pelaku usaha global.

“Davos itu ajang yang sangat baik untuk mempromosikan investasi dan juga sedikit banyak perdagangan,” kata Anindya dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Holopis.com, Sabtu (10/1/2026).

Anindya menyebutkan, Kadin akan berperan aktif mendampingi pemerintah selama rangkaian kegiatan WEF Davos 2026. Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato pada sesi pleno pada 22 Januari 2026 di hadapan para pemimpin dunia serta komunitas bisnis global.

“Yang kami tahu, tentunya masih liquid ya bahwa tanggal 22 (Januari) Pak Presiden itu akan menyampaikan di plenary, di plenum. Jadi mirip kayak waktu United Nations untuk diplomat, nah ini untuk pengusaha-pengusaha,” ujarnya.

Selain agenda pleno, pada 21 Januari 2026 atau malam sebelum pidato Presiden, akan digelar acara Indonesian Night. Acara ini dirancang sebagai forum pertemuan strategis dengan para pengambil keputusan di bidang investasi dan perdagangan global.

- Advertisement -

Dalam kegiatan tersebut, Kadin akan bertindak sebagai co-host bersama BPI Danantara di bawah koordinasi Kementerian Investasi.

“Nah 21-nya, malam sebelumnya itu ada Indonesian Night yang akan dibikin sangat meriah dan yang datang itu adalah pembuat keputusan untuk tadi investasi dan perdagangan. Nah Kadin ini sebagai co-host bersama dengan Danantara di bawah kepemimpinan tadi Kementerian Investasi,” kata Anindya.

Lebih lanjut, Anindya memastikan para pelaku usaha Indonesia dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai sesi diskusi di dalam kongres WEF 2026. Partisipasi ini diharapkan menjadi sarana strategis bagi dunia usaha nasional untuk menyampaikan pandangan, gagasan, serta peluang kerja sama kepada komunitas global.

“Davos ini kan yang hadir itu 3.000 petinggi-petinggi baik dari bisnis, pemerintah, aktivis sampai kepada apa namanya ini lembaga-lembaga non-pemerintah. Nah ini merupakan sesuatu yang sangat baik untuk kita bisa mempromosikan Indonesia, menyampaikan apa yang telah dihasilkan selama ini dan apa yang diharapkan ke depan,” katanya.

Dengan keikutsertaan aktif dalam WEF Davos 2026, Kadin berharap Indonesia dapat memperluas jejaring global, meningkatkan kepercayaan investor, serta mendorong arus investasi dan perdagangan yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU