HOLOPIS.COM, JAKARTA – Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih predikat Terbaik Pertama untuk kategori Pemerintah Provinsi dalam ajang Indonesia’s SDGs Action Awards (SAA) 2025 yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (19/11/2025).
DKI Jakarta berhasil mengungguli Sulawesi Selatan yang menempati posisi kedua dan DI Yogyakarta di posisi ketiga pada kategori yang sama di ajang SAA 2025 tersebut.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemenang. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol keberhasilan, tetapi juga pijakan bagi daerah untuk meningkatkan dampak pembangunan berkelanjutan.
“Tularkan kemenangan dan semangat ini kepada masyarakat sekitar, karena apa yang kita capai hari ini akan tercatat hingga ke kantor pusat United Nations di New York,” ujarnya, dikutip dari siaran pers yang diterima Holopis.com, Kamis (20/11/2025).
Pemberian penghargaan ini berlangsung dalam rangkaian Konferensi Utama Pembangunan Berkelanjutan 2025 yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas bersama Badan Gizi Nasional (BGN).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, hingga koperasi dan UMKM yang dinilai sukses menumbuhkan praktik baik dalam percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).
Tahun ini, kompetisi tersebut membawa nuansa baru karena menjadi bagian dari momentum besar terkait penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai Program Strategis Nasional (PSN) nomor satu.
Selain kategori pemerintah provinsi, sejumlah institusi lain turut meraih penghargaan. Pada kategori perguruan tinggi, Universitas Hasanuddin menyabet predikat Terbaik Pertama, disusul IPB University dan Universitas Telkom.
Di kategori badan usaha besar, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk dinobatkan sebagai Terbaik Pertama, sementara PT Pertamina Hulu Energi dan PT Telkom Indonesia menempati posisi kedua dan ketiga.
Untuk kategori organisasi masyarakat sipil (OMS), penghargaan Terbaik Pertama diberikan kepada Yayasan Plan International Indonesia. Posisi kedua diraih LP2M, dan posisi ketiga diberikan kepada Ruang Kolaborasi Perempuan.
Pada kategori filantropi, Yayasan Dokter Peduli meraih predikat Terbaik Pertama, disusul Yayasan Dompet Dhuafa Republika dan Yayasan Dana Sosial Al Falah.


