JAKARTA – BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) menyebut sejumlah warga Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah mengalami luka-luka pasca bencana gempa berkekuatan 5.8 M.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, dilaporkan 32 orang luka-luka akibat bencana gempa.
“16 orang luka berat dilarikan ke Rumah Sakit Poso, 6 orang luka dirawat di Puskesmas Tokorondo, dan 10 lainnya masih dalam pendataan lokasi perawatannya,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Minggu (17/8).
Abdul juga menjelaskan, setidaknya ada 37 unit rumah rusak dengan rincian Desa Tangkura 14 unit rumah rusak, Desa Towu 4 unit rumah rusak berat dan 1 unit rumah rusak ringan, Desa Lape 8 unit rumah rusak, Desa Maranda 4 unit rumah rusak, Desa Tokorondo 2 unit rumah rusak, Desa Patiwunga 2 unit rumah rusak, Desa Bega 1 unit rumah rusak, dan Desa Kilo 1 unit rumah rusak.
“Hingga kini, BPBD setempat masih melakukan pendataan apakah ada warga yang mengungsi akibat gempa,” ujarnya.
Abdul juga menyebut bahwa sejumlah gempa susulan masih terus dirasakan warga setempat sampai dengan saat ini.
Abdul kemudian mengimbau warga untuk tetap waspada menyikapi gempa susulan yang masih terjadi hingga kini.
“Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tetap.mengikuti arahan dan informasi resmi dari BNPB, BMKG, dan BPBD,” imbaunya.


