JAKARTA – Bencana banjir merendam sejumlah pemukiman warga yang ada di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten sejak Minggu (10/8) yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, banjir ini dipicu luapan Kali Angke yang merendam tiga kecamatan, antara lain Pamulang, Ciputat Timur dan Serpong.
“Sebanyak 242 unit rumah milik 242 kepala keluarga terendam banjir,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (11/8).
Abdul menyebut bahwa BPBD Kota Tangerang Selatan langsung menuju lokasi terdampak untuk melakukan asesmen dan pemantauan.
“Banjir kali ini tidak berlangsung lama, beberapa jam setelahnya banjir sudah surut,” ujarnya.
Merespon kejadian bencana tersebut, Abdul mengimbau kepada pemerintah daerah dan juga masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi bencana banjir meskipun saat ini masih dalam musim kemarau.
“Antara lain dengan rutin membersihkan drainase serta normalisasi sungai, agar air dapat mengalir dan tidak meluap yang menyebabkan banjir di permukiman. Selain itu agar secara berkala memantau prakiraan cuaca, agar dapat melakukan evakuasi apabila diperlukan,” imbaunya.


