HOLOPIS.COM, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan imbauan mereka kepada seluruh masyarakat di Sukabumi, Jawa Barat untuk mewaspadai potensi gempa susulan pascagempa yang mengguncang kawasan tersebut jelang tahun baru 2024.
“Rekomendasinya adalah masyarakat dihimbau tetap tenang tetapi waspada karena gempa susulan masih mungkin akan terjadi,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan, Minggu (31/12) malam seperti dikutip Holopis.com.
Kemudian, ia juga meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai adanya gempa susulan yang berpotensi menimbulkan kerusakan pada bangunan, kemudian imbauan untuk tidak menempati bangunan yang secara struktur sudah rusak.
Warga boleh kembali ke rumah masing-masing asalkan bangunan tersebut masih masih utuh dan tidak mengalami gangguan struktur, namun harus tetap waspada.
Masyarakat juga diminta waspada dengan kawasan perbukitan dengan tebing curam, karena gempa susulan signifikan dapat memicu longsoran dan runtuhan batu.
“Masyarakat diminta tidak percaya berita bohong atau hoaks mengenai prediksi gempa yang lebih besar, pastikan informasi gempa berasal dari BMKG,” ujarnya.
BMKG mencatat sebanyak tiga kali gempa bumi dangkal terjadi di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat menjelang tahun baru 2024.
Gempa terakhir tercatat pada pukul 20.34 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,8 pada koordinat 6,85 lintang selatan dan 107,94 bujur timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2 km timur laut Kab. Sumedang, Jawa Barat pada kedalaman 5 km.


