Dipanggil Singapura soal Kabut Asap, Sinar Mas dan Salim Group Kompak Beri Bantahan

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

Dalam keterbukaan informasinya, perusahaan tersebut mengungkapkan APP memiliki 0,04 persen saham di PT APP Purinusa Ekapersada, yang merupakan pemegang saham pengendali perseroan.

Sementara dari kelompok Salim, tiga emiten yang ikut menyampaikan klarifikasi adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).

Ketiganya memberikan penjelasan menyusul pemanggilan Chief Executive Officer Indofood Agri Resources (IFAR), Mark Julian Wakeford, oleh pemerintah Singapura.

Manajemen Indofood Sukses Makmur menyatakan IFAR akan bekerja sama dengan otoritas Singapura dengan tetap mengikuti ketentuan hukum yang berlaku di negara tersebut maupun Indonesia.

INDF juga menjelaskan bahwa aktivitas perkebunan IFAR dijalankan melalui anak usahanya, SIMP, yang merupakan badan hukum Indonesia.

Adapun SIMP dan LSIP menegaskan telah menjalankan kebijakan larangan pembakaran atau zero burning secara ketat dalam kegiatan perkebunan.

Kedua perusahaan tersebut juga menyebut rutin menyampaikan laporan dampak lingkungan setiap bulan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan.

Apabila terjadi kebakaran, perusahaan mengaku melaporkannya kepada aparat berwenang di wilayah setempat, termasuk kepolisian.

Manajemen SIMP turut memastikan bahwa persoalan tersebut tidak menimbulkan gangguan maupun dampak material terhadap kegiatan perkebunan, operasional pabrik, dan kelangsungan usaha perseroan.

Pemanggilan petinggi perusahaan perkebunan tersebut berlangsung pada Rabu.

Sebanyak delapan perwakilan dari 10 perusahaan perkebunan menghadiri pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi Singapura.

Perusahaan yang disebut dalam pertemuan itu antara lain Wilmar International, Golden Agri-Resources, First Resources, Bumitama Agri, Kencana Agri, TSH Resources, Indofood Agri Resources, dan Sinar Mas Group.

Mereka bertemu Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong, Menteri Dalam Negeri K. Shanmugam, serta Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Grace Fu.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!

YANG BARU