Pernyataan tersebut menarik perhatian karena Persija berstatus sebagai tuan rumah dan berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dahulu.
Meski demikian, Reina menegaskan bahwa kondisi lapangan bukan hanya menjadi kendala bagi Persik.
Ia menilai persoalan tersebut turut memengaruhi keleluasaan kedua tim dalam membangun serangan dan menerapkan strategi.
Namun, kritik terhadap rumput JIS tidak mengubah hasil akhir yang memastikan Persija keluar sebagai pemenang.
Persik memulai pertandingan dengan hasil positif setelah Imanol Garcia membobol gawang Persija pada menit ke-10.
Gol tersebut membuat tim tamu unggul lebih dahulu dan membuka peluang untuk mencuri poin dari markas Macan Kemayoran.
Namun, Persija mampu meningkatkan tekanan selepas turun minum.
Denis Kolinger mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-64, sebelum Rizky Ridho membawa tuan rumah berbalik unggul pada menit ke-66.
Dua gol dalam waktu singkat tersebut menjadi titik balik pertandingan.
Persik berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi tidak berhasil mencetak gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Reina tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya.
Ia menilai kedua tim berusaha mengendalikan tempo dan menjaga keseimbangan permainan sepanjang pertandingan.
“Kami terus berjuang hingga akhir. Kami berusaha sekuat tenaga untuk menyamakan kedudukan. Saya melihat banyak hal positif dari para pemain, terutama semangat mereka dalam berjuang hingga membuat Persija kesulitan sampai pertandingan berakhir,” ungkapnya.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...