Massa ARIB Geruduk Rumah Jokowi, Bawa Tuntutan Bubarkan Geng Solo dan Dinasti Jokowi

0 Shares

“Kami ingin menyampaikan sepucuk surat dan satu buah plakat untuk Bapak Jokowi karena menurut kami Bapak Jokowi belum lama ini duduk di sebelah kiri saudara Budi Arie (Ketua Umum Projo) yang menyampaikan indikasi adanya makar,” ujar Bangun.

Ia menyebut pihaknya merasa tidak bisa tinggal diam terhadap situasi tersebut.

Karena itu, ARIB memilih mendatangi kediaman Jokowi untuk menyampaikan pesan secara langsung.

Bangun juga mengatakan pihaknya ingin “memanusiakan” Jokowi sebagai sesama manusia.

Ia menggunakan istilah Jawa nguwongke uwong untuk menggambarkan pesan yang ingin disampaikan melalui aksi tersebut.

“Karena itu kami mengingatkan bentuk kepedulian kami kepada NKRI dan juga kepada Bapak Jokowi. Karena itu kami berikan surat peringatan sekaligus plakat filosofi dalam bahasa Jawa ini,” katanya.

Plakat yang diserahkan melalui Paspampres tersebut memuat lima filosofi Jawa.

Kalimat-kalimat itu berbunyi “Lamun sira sekti ojo kemaki”, “Lamun sira sekti tansah eling pati”, “Sapa nandur bakal ngunduh”, “Ngunduh wohing pakarti”, dan “Sapa salah bakal seleh”.

Bangun menegaskan ARIB datang dengan membawa pesan perdamaian.

Ia membantah aksi tersebut ditujukan untuk menciptakan keonaran di sekitar rumah Jokowi.

“Kami datang untuk kedamaian, kami minta Pak Jokowi cinta NKRI. Jadi kami datang untuk kedamaian, bukan keonaran,” tegasnya.

Dalam surat yang disampaikan kepada Jokowi, ARIB juga menyerukan agar Indonesia dibebaskan dari sejumlah hal yang mereka persoalkan.

Di antaranya campur tangan asing dan aseng, pengkhianat bangsa dan negara, dominasi oligarki kapital, politisi busuk, serta apa yang mereka sebut sebagai gerakan PKI gaya baru.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris

BACA LAINNYA

Holopis UMKM

YANG BARU