Pertemuan antarsekjen tersebut juga menjadi kesempatan untuk menjaga komunikasi antara partai-partai politik.
Sugiono berharap komunikasi seperti ini dapat terus dilakukan sehingga dinamika politik tetap berjalan dalam suasana yang sejuk dan dewasa, tanpa mengesampingkan perbedaan pandangan antarpartai.
“Kita ingin menjaga agar komunikasi politik tetap terbuka dan suasana kebangsaan tetap sejuk. Persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan, tetapi memastikan setiap perbedaan tetap ditempatkan dalam bingkai kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.
Ia menambahkan, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata. Menurutnya, seluruh elemen politik memiliki peran dalam mendukung pembangunan sekaligus menjaga persatuan nasional.
“Menyambut Hari Kemerdekaan, kita perlu mengingat kembali bahwa Indonesia dibangun melalui persatuan, pengorbanan, dan gotong royong. Semangat itulah yang harus terus kita rawat untuk mendukung pemerintahan dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” pungkas Sugiono.



