API DKI Layangkan Surat Terbuka ke Prabowo soal Dugaan Penistaan Al-Qur’an di Acara The Sounds Project

1 Shares

Singgung Perda Kepariwisataan DKI

Irvan turut menyinggung Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan. Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan pariwisata harus menjunjung tinggi norma agama dan nilai budaya, hak asasi manusia, keragaman budaya, serta kearifan lokal.

“Seluruh pihak terkait pada acara The Sounds Project Vol. 9 di Ecovention & Ecopark Ancol pada tanggal 7, 8 dan 9 Agustus 2026 telah menyalahi aturan yang mana penjualan dan/atau peredaran minuman alkohol tersebut bukan pada tempatnya,” tulis Irvan dalam surat tersebut.

API DKI juga menyatakan mendukung pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait persoalan tersebut.

Mereka mengajak masyarakat, khususnya umat Islam, ikut mengawal proses penanganan perkara yang mereka nilai berkaitan dengan penghormatan terhadap agama.

Siapkan Langkah Hukum

API DKI menyatakan tidak akan berhenti pada penyampaian surat terbuka. Mereka mengaku akan menempuh langkah hukum apabila Polda Metro Jaya tidak memberikan respons resmi atau tidak memulai proses penyelidikan terhadap persoalan tersebut.

ADVOKAT PERSAUDARAAN ISLAM (API) DKI JAKARTA akan menempuh upaya hukum jika pihak Kepolisian khususnya Polda Metro Jaya tidak memberikan pernyataan resmi dan/atau tidak memulainya penyelidikan atas adanya persoalan dimaksud,” kata Irvan.

- Advertisement -

Ia menyebut surat terbuka kepada Presiden Prabowo tersebut merupakan bentuk ikhtiar hukum sekaligus peringatan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum.

Dalam pernyataannya, API DKI juga menyampaikan bahwa mereka bersama masyarakat akan menggunakan hak konstitusional untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka apabila persoalan tersebut tidak mendapatkan penanganan.

API DKI berharap aparat penegak hukum segera memeriksa kebenaran materi video yang beredar, meminta keterangan pihak-pihak terkait, serta menentukan ada atau tidaknya pelanggaran hukum berdasarkan hasil penyelidikan.

“Jika pemerintah dan aparat penegak hukum membiarkan penistaan ini berlalu tanpa tindakan tegas, kami bersama gelombang umat Islam siap turun ke jalan untuk menuntut keadilan secara langsung di muka umum, sesuai dengan hak konstitusional yang dilindungi undang-undang,” ujar Irvan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU