Menurutnya, hubungan baik dengan Pemerintah Arab Saudi membuka ruang bagi kerja sama ekonomi yang lebih luas antara kedua negara.
“Saya juga baru kembali dari Makkah dan Madinah. Kebetulan ada kerja sama dengan kementerian investasinya di sana. Menteri investasinya juga teman saya, sehingga kami sekalian bertemu dengan penasihat Raja dan membahas beberapa kerja sama,” ujarnya.
Dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, Rosan juga melaporkan perkembangan proyek pembangunan kawasan Indonesia di Makkah.
Ia mengatakan proses pemilihan arsitek untuk proyek tersebut masih berjalan.
Presiden Prabowo, kata Rosan, meminta agar perkembangan desain dan konsep pembangunan kawasan Indonesia di Makkah terus diperbarui sehingga proyek tersebut dapat dipersiapkan secara matang.
“Pembangunan yang ada di Makkah tadi juga dibahas, karena kita juga sudah memproses pemilihan arsiteknya. Ilustrasinya seperti apa, Bapak Presiden meminta agar terus di-update,” kata Rosan.
Hingga kini belum ada informasi mengenai besaran saham yang ditawarkan kepada Danantara maupun nilai investasi yang tengah dibahas.
Seluruh proses masih berada pada tahap penjajakan dan pembahasan awal antara kedua belah pihak.
Apabila kesepakatan tercapai, kerja sama tersebut berpotensi menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat hubungan investasi Indonesia dan Arab Saudi, sekaligus memperluas kiprah Danantara dalam mengelola aset strategis di tingkat global.


