Bisnis yang digelutinya cukup beragam, mulai dari industri makanan, perbankan hingga telekomunikasi.
Posisi kelima ditempati Tahir dan keluarga dengan total kekayaan mencapai 8,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp160,2 triliun.
Pengusaha ini dikenal memiliki kerajaan bisnis di bidang perbankan, layanan kesehatan, hingga properti.
Daftar orang terkaya Indonesia juga diwarnai nama Sri Prakash Lohia yang berada di posisi keenam dengan kekayaan sekitar Rp149,4 triliun.
Pengusaha yang bergerak di industri petrokimia itu masih menjadi salah satu miliarder terbesar asal Indonesia.
Sementara itu, perkembangan industri digital turut melahirkan nama-nama baru di jajaran orang terkaya nasional.
Otto Toto Sugiri berhasil menempati posisi ketujuh dengan total kekayaan sekitar Rp140,4 triliun.
Pendiri perusahaan pusat data tersebut menjadi salah satu tokoh penting di balik pesatnya pertumbuhan industri digital Indonesia.
Di bawahnya terdapat Marina Budiman yang juga berasal dari sektor pusat data.
Dengan kekayaan sekitar Rp99 triliun, Marina menjadi satu-satunya perempuan yang masuk dalam daftar 10 besar orang terkaya di Indonesia versi Forbes pada awal Agustus 2026.
Sektor perkebunan dan pertambangan juga masih menunjukkan dominasinya. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono menempati posisi kesembilan dengan total kekayaan sekitar Rp79,2 triliun.
Bisnis yang dijalankannya meliputi perkebunan kelapa sawit dan pertambangan nikel yang selama beberapa tahun terakhir terus berkembang.
Sementara posisi kesepuluh ditempati Theodore Rachmat.


