Aktor Marvel Semprot Pemerintah Inggris: Tolak Merger Paramount dan Warner Bros

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Rencana penggabungan dua raksasa media dunia, Paramount dan Warner Bros, mendadak memicu gelombang penolakan keras dari kalangan bintang papan atas. Aktor kondang Benedict Cumberbatch bersama Alan Cumming dan Benedict Wong terang-terangan mendesak pemerintah Inggris untuk menyetop kesepakatan bisnis tersebut.

Dilansir Holopis.com dari laporan The Hollywood Reporter, Selasa (28/7/2026) para pemeran ternama ini menyuarakan kecemasan mendalam terkait nasib para pekerja film dan televisi di Inggris. Mereka menilai langkah konsolidasi ini berisiko memicu gelombang PHK, penghentian berbagai proyek produksi, pemangkasan dana bagi film-film independen, hingga mengancam keberadaan stasiun penyiaran publik.

“Inggris sedang terancam oleh penggabungan media yang akan merugikan pekerja, budaya, dan masyarakat kita, tetapi kita dapat menghentikannya,” tulis aktor terkenal Marvel itu dalam sebuah artikel.

Aspirasi ini telah dilayangkan langsung kepada Menteri Kebudayaan Inggris, Lisa Nandy. Nandy dinilai memegang peran sentral karena memiliki wewenang meninjau merger tersebut dari sudut pandang kepentingan publik.

Tak hanya di Inggris, penolakan serupa juga bergulir kencang di AS. Sebanyak 12 negara bagian yang dipimpin California bersiap melayangkan gugatan di pengadilan federal guna memblokir merger ini. Mereka memeringatkan bahwa konsolidasi tersebut berpotensi melambungkan harga, menggerus jumlah produksi film, dan merusak kualitas konten bagi penonton.

Di sisi lain, pihak Paramount milik Larry Ellison sepanjang akhir pekan lalu menyetujui kesepakatan untuk menunda finalisasi pengambilalihan hingga ada ketukan palu pengadilan soal dugaan pelanggaran undang-undang antimonopoli.

- Advertisement -

“Perjuangan melawan penggabungan ini sekarang berlangsung di dua front, dan Nandy memimpin salah satunya. Jika departemennya memutuskan untuk campur tangan, itu mungkin terbukti sebagai salah satu keputusan terpenting yang pernah diambil oleh seorang menteri kebudayaan untuk film, televisi, dan media Inggris dalam satu generasi,” jelas Cumberbatch cs.

Sebagai figur yang sudah makan asam garam di industri hiburan, Cumberbatch dan kawan-kawan sangat paham akan nasib yang membayangi para pekerja teknis di lapangan. Terlebih, demi menutup tumpukan utang Warner Bros yang menembus angka 84 miliar dolar AS (sekitar Rp1.365 triliun), para eksekutif berjanji memberikan efisiensi atau “sinergi” senilai 6 miliar dolar AS kepada investor—yang ujung-ujungnya berarti pemangkasan ribuan karyawan.

“Justru itulah yang membuat merger Paramount-WBD begitu dangerous,” tulis mereka.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU