“Saya tetap berjuang dan mendukung Pak Presiden yang saat ini sangat keras berupaya memperbaiki kehidupan rakyat Indonesia,” tulisnya.
Nanik mengatakan dirinya telah mengikuti Prabowo selama 14 tahun dan memahami alasan di balik program MBG.
“14 tahun ikut beliau , saya tau persis program MBG bukan untuk tujuan politis seperti yang dituduhkan orang, tapi sebagai program untuk benar-benar intervensi gizi anak -anak agar tumbuh menjadi generasi emas dan juga untuk menjaga kesehatan mereka,” lanjut Nanik.
Dengan demikian, pengunduran diri Nanik saat ini hanya berlaku terhadap jabatan Kepala BGN. Sementara jabatan komisaris di Pertamina masih tercatat berlanjut hingga terdapat keputusan resmi yang menyatakan sebaliknya.


