Tiga Warga di Adonara Timur Tewas dalam Bentrokan Konflik Sosial

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Konflik antar warga hingga bentrokan terjadi di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Kecamatan Adonara Timur.

Peristiwa konflik antar kelompok warga terjadi antara masyarakat Dusun Bele, Desa Waiburak, dengan masyarakat Desa Narasaosina pada Sabtu (18/7).

Konflik kekerasan antar warga ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan tujuh orang mengalami luka. Kerugian material tercatat antara lain 20 unit rumah terdampak, satu unit bangunan usaha, dan satu unit sepeda motor.

Aparat keamanan gabungan juga telah bergerak ke lokasi konflik dan melakukan upaya persuasif untuk menghentikan konflik.

Kondisi saat ini masih dalam pemantauan dan pengendalian aparat keamanan guna menjaga situasi tetap kondusif.

Padahal diketahuui bahwa sehari sebelumnya, pada Kamis (16/7), Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama Wakil Bupati Flores Timur mengunjungi Kecamatan Adonara Barat untuk meresmikan bangunan hunian tetap dan sumur bor pascakonflik antar warga di Desa Bugalima.

- Advertisement -

Kepala BNPB turut menjadi saksi ikrar damai dengan pertukaran cinderamata berupa sarung antara tokoh masyarakat Desa Bugalima dan Desa Ilepati di Kantor Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (16/7).

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU