HOLOPIS.COM, JAKARTA – Skytrax merilis daftar maskapai terbaik dunia 2026. Apakah Garuda Indonesia masih bertahan sebagai maskapai elite bintang 5?
Lembaga pemeringkat industri penerbangan dunia, Skytrax, kembali merilis daftar maskapai terbaik dunia 2026.
Sebanyak 10 maskapai berhasil mempertahankan predikat bergengsi sebagai 5-Star Airline, yang diberikan kepada maskapai dengan standar layanan, fasilitas, dan pengalaman penumpang terbaik di dunia.
Daftar tersebut kembali didominasi maskapai-maskapai Asia, yakni ANA (All Nippon Airways), Asiana Airlines, Cathay Pacific Airways, EVA Air, Hainan Airlines, Japan Airlines, Korean Air, Qatar Airways, Singapore Airlines, dan Starlux Airlines.
Predikat 5-Star Airline diberikan berdasarkan penilaian menyeluruh terhadap kualitas produk dan layanan maskapai, mulai dari proses di bandara, kenyamanan kabin, fasilitas di dalam pesawat, makanan dan minuman, hiburan selama penerbangan, hingga kualitas pelayanan awak kabin.
Lantas, bagaimana dengan Garuda Indonesia?
Dalam pemeringkatan terbaru Skytrax, maskapai nasional tersebut belum kembali menyandang status maskapai bintang lima.
Garuda Indonesia kini masih berada dalam kategori 4-Star Airline setelah sebelumnya mengalami penyesuaian peringkat.
Skytrax menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah melakukan evaluasi terhadap kualitas produk dan fasilitas yang dimiliki Garuda Indonesia.
“Garuda Indonesia, yang dulunya merupakan maskapai bintang lima, sedang menjalani masa restrukturisasi. Dengan banyaknya produk di dalam pesawat dan fasilitas darat di Jakarta dan Denpasar yang kini sudah sangat ketinggalan zaman dan perlu ditingkatkan atau dimodernisasi, peringkat Garuda Indonesia telah diturunkan menjadi status maskapai bintang empat,” tulis Skytrax.
Meski demikian, lembaga tersebut tetap mengapresiasi kualitas pelayanan yang diberikan para karyawan Garuda Indonesia.
“Meskipun standar layanan staf tetap baik, standar produk telah menurun terlalu drastis dalam beberapa tahun terakhir untuk mempertahankan tingkat peringkatnya,” lanjut pernyataan Skytrax.
Saat ini Garuda Indonesia berada dalam kelompok maskapai bintang empat bersama sejumlah maskapai internasional seperti Emirates, Etihad Airways, Lufthansa, Qantas Airways, Royal Brunei Airlines, Thai Airways, dan beberapa maskapai global lainnya.
Walaupun belum kembali masuk jajaran maskapai bintang lima, Garuda Indonesia masih mampu mencatatkan sejumlah prestasi di tingkat internasional sepanjang 2026.
Dalam daftar World’s Best Full-Service Airlines 2026 yang dirilis AirlineRatings, Garuda Indonesia menempati posisi ke-24 dunia.
Pencapaian tersebut menjadikan Garuda sebagai satu-satunya maskapai asal Indonesia yang berhasil masuk dalam daftar 25 maskapai layanan penuh terbaik dunia.
Tak hanya itu, kualitas pelayanan awak kabin Garuda Indonesia juga kembali mendapat pengakuan internasional.
Dalam penghargaan Skytrax 2026, Garuda Indonesia menempati peringkat keempat kategori World’s Best Cabin Crew, hanya berada di bawah Singapore Airlines, ANA, dan Cathay Pacific Airways.
Di tingkat regional, Garuda Indonesia juga berhasil masuk dalam daftar maskapai terbaik Asia.
Berdasarkan penilaian DestinAsian Readers’ Choice Awards 2026, maskapai pelat merah tersebut menempati posisi ketujuh sebagai maskapai terbaik di Asia.
Sejumlah capaian tersebut menunjukkan bahwa meski belum berhasil merebut kembali status 5-Star Airline dari Skytrax, Garuda Indonesia masih menjadi salah satu maskapai dengan kualitas layanan yang diperhitungkan di tingkat global.
Transformasi armada, modernisasi fasilitas, serta peningkatan pengalaman penumpang dinilai akan menjadi kunci bagi Garuda Indonesia untuk kembali bersaing di jajaran elite maskapai bintang lima dunia.


