Sita Uang saat OTT, KPK Duga Bupati Langkat Terima Fee Proyek Dinas Pendidikan dan Perkim

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tim Satgas KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menangkap Bupati Langkat Syah Afandin beserta enam pihak lainnya dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Utara (Sumut) sejak Kamis (3/7/2026). Afandin ditangkap lantaran diduga menerima suap fee proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Pemkab Langkat.

“Adapun perkara ini diduga terkait dengan suap proyek-proyek di Dinas Pendidikan dan juga Dinas Perkim Kabupaten Langkat,” ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, seperti dikutip Holopis.com, Jumat (2/7/2026).

Dalam OTT ini turut diamankan sejumlah barang bukti. Salah satunya berupa uang senilai ratusan juta rupiah.

“Adapun dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai senilai ratusan juta rupiah, yang diduga merupakan bagian dari fee proyek yang diberikan oleh pihak swasta kepada Bupati,” ujar Budi.

“Dan tentunya nanti juga akan didalami, ditelusuri apakah juga ada penerimaan-penerimaan lainnya atau gratifikasi yang dilakukan oleh bupati atau penyelenggara negara di wilayah Langkat,” ditambahkan Budi.

Budi menyebut tujuh pihak ini diamankan dari sejumlah lokasi di Langkat, Binjai, dan juga Medan. Bupati Afandin, kata Budi, diamankan di rumah pribadinya yang berlokasi di wilayah Medan.

- Advertisement -

“Dalam peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim penyelidik mengamankan sejumlah 7 orang. 1 orang merupakan penyelenggara negara, 1 orang merupakan ASN di Kabupaten Langkat, dan 5 orang lainnya merupakan pihak swasta,” kata Budi.

Pasca ditangkap, ketujuh pihak tersebut menjalani pemeriksaan awal di Polrestabes Medan. Rencananya, siang ini Bupati Langkat diboyong ke markas lembaga antirasuah, Jakarta.

“Pada siang ini, satu orang yaitu Bupati Langkat dibawa ke Jakarta untuk nanti dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Yang dibawa ke Jakarta satu orang, Bupati, siang ini dijadwalkan tiba di Merah Putih,” tutur Budi.

Terkait OTT ini, tim satgas KPK telah menyegel sejumlah tempat dengan KPK line. Nantinya, lokasi yang sudah disegel akan dilakukan penggeledahan.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, untuk kebutuhan proses hukum tentu kemudian tim juga memasangi KPK line, menyegel beberapa titik lokasi sehingga nanti untuk proses pemeriksaan berikutnya ketika ini nanti diputuskan untuk naik ke penyidikan, ada kegiatan penggeledahan sebagai salah satu rangkaian upaya paksa, tentu nanti itu lokasi yang sudah disegel pada kegiatan penyelidikan tertutup ini kemudian bisa dilakukan penggeledahan untuk memperkuat bukti-bukti tambahan dalam proses hukum perkara ini,” tandas Budi.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rangga Tranggana
Ronald Steven
Rangga Tranggana, Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU