HKTI Dorong Pemerintah Perkuat Perlindungan Petani Tembakau di Tengah Tantangan Regulasi

1 Shares

Ia menegaskan petani membutuhkan jaminan pasar, akses pembiayaan, dukungan teknologi budidaya, peningkatan produktivitas, hingga perlindungan harga agar mampu menghasilkan tembakau berkualitas dan memiliki daya saing.

“Petani membutuhkan kepastian pasar, akses pembiayaan, peningkatan produktivitas, teknologi budidaya, serta perlindungan terhadap harga agar mampu menghasilkan bahan baku berkualitas tinggi,” kata Herdrajat.

Dalam diskusi tersebut juga mengemuka usulan pembentukan Dewan Pertembakauan Nasional yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, serta organisasi petani. Lembaga tersebut diharapkan mampu menyelaraskan kebijakan di sektor tembakau sehingga mempertimbangkan aspek kesehatan, penerimaan negara, keberlanjutan industri, serta perlindungan terhadap petani.

Peserta FGD juga mendorong optimalisasi pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) agar lebih banyak dialokasikan untuk meningkatkan produktivitas petani melalui penyediaan sarana produksi, pengembangan teknologi budidaya, pendampingan, serta peningkatan kualitas hasil panen.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Ali Jamil, menegaskan pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan pembinaan, peningkatan produktivitas, serta program hilirisasi berbagai komoditas perkebunan strategis, termasuk tembakau.

Ia memastikan pemerintah akan membuka ruang dialog lebih luas dengan para pemangku kepentingan guna menyusun kebijakan yang lebih komprehensif.

- Advertisement -

“Kita segerakan pertemuan khusus dengan petani tembakau dan merencanakan pembahasan lebih komprehensif dengan Kementerian/Lembaga, DPR RI, dan pihak terkait lainnya,” ujar Ali Jamil.

HKTI bersama Pemuda Tani Indonesia menyatakan siap mendukung pemerintah dalam merumuskan kebijakan pertembakauan yang mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan kesehatan masyarakat, keberlangsungan industri hasil tembakau, dan peningkatan kesejahteraan petani.

Menurut mereka, penguatan perlindungan terhadap petani tembakau tidak hanya penting bagi keberlangsungan satu komoditas perkebunan, tetapi juga berkontribusi menjaga ekonomi pedesaan, membuka lapangan kerja, serta mempertahankan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan ekonomi.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU