JAKARTA, HOLOPIS.COM – Menjelang Harbolnas 6.6, seruan boikot terhadap Sarwendah ramai menggema di media sosial. Netizen mengajak publik tak membeli produk yang dipromosikannya.
Menjelang momentum Harbolnas 6.6, nama Sarwendah justru menjadi sorotan setelah muncul seruan boikot terhadap produk-produk yang dipromosikannya saat live shopping.
Ajakan tersebut ramai beredar di media sosial menyusul memanasnya perseteruan antara Sarwendah dan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Sejumlah warganet bahkan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan checkout produk yang dijual atau dipromosikan Sarwendah selama pesta belanja online berlangsung.
Seruan boikot itu mencuat setelah sejumlah potongan video siaran langsung Sarwendah viral di berbagai platform media sosial.
Dalam salah satu video, mantan personel Cherrybelle itu tampak menanggapi isu nafkah yang disebut-sebut mencapai Rp200 juta per bulan.
“Rp 200 juta itu berapa kali live sih, oh my God. Rp 200 juta apa sih, berapa sih Rp 200 juta,” ujar Sarwendah dalam video yang beredar.
Tak hanya itu, kemarahan sebagian warganet semakin memuncak setelah beredar video lain yang memperlihatkan Sarwendah melontarkan kata-kata kasar saat melakukan live shopping bersama kekasihnya, Giorgio Antonio.
“Gue juga enggak butuh duit elo, anj*ng!” ucapnya dalam tayangan tersebut.
Ucapan tersebut memancing reaksi keras dari sebagian netizen.
Banyak yang menilai sikap Sarwendah sudah keterlaluan dan tidak mencerminkan figur publik yang selama ini dikenal memiliki citra lembut dan keibuan.
Di tengah euforia pesta diskon 6.6, sejumlah pengguna media sosial mulai menyerukan aksi boikot dengan tidak membeli produk yang dipromosikan Sarwendah.
“Jangan checkout produk yang dipromosikan dia saat 6.6,” tulis salah satu warganet.
“Biar jadi pelajaran. Stop beli produk yang dijual saat live,” timpal netizen lainnya.
Ramainya seruan tersebut juga menimbulkan perhatian terhadap sejumlah merek yang selama ini kerap bekerja sama dengan Sarwendah.
Ibu tiga anak itu diketahui aktif melakukan promosi melalui live shopping maupun media sosial dengan membawakan berbagai produk kategori kecantikan, fashion, hingga kebutuhan rumah tangga.
Beberapa brand yang tercatat pernah dipromosikan Sarwendah antara lain produk perawatan kulit Skintific serta brand fashion lokal Tally.
Selain itu, Sarwendah juga dikenal rutin memasarkan berbagai produk kategori mom and baby dan home living melalui sesi live shopping yang dijalaninya.
Sejumlah warganet bahkan menilai momentum Harbolnas 6.6 dapat menjadi ujian tersendiri bagi produk-produk yang biasa dipromosikan Sarwendah.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada indikasi ataupun pernyataan dari pihak brand terkait munculnya ajakan boikot tersebut.
Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah sendiri belakangan menjadi perhatian publik.
Polemik keduanya mencuat setelah muncul isu terkait nafkah bulanan serta hak akses bertemu anak-anak pasca-perceraian.
Situasi kemudian semakin memanas setelah keduanya saling memberikan pernyataan melalui media dan media sosial.
Berbagai potongan video live Sarwendah pun ikut menyebar luas dan memicu pro-kontra di kalangan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, Sarwendah belum memberikan tanggapan resmi terkait ramainya ajakan boikot yang bermunculan di media sosial.
Sementara itu, seruan “jangan checkout produk yang dipromosikan Sarwendah” masih terus bergema di berbagai platform menjelang puncak Harbolnas 6.6.

