Dompet Dhuafa Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 800 Penyintas Banjir Bandang di Sawang

1 Shares

JAKARTA – Dompet Dhuafa menyalurkan hewan kurban bagi ratusan warga penyintas banjir bandang di Desa Riseh Teungoh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Sebanyak 800 warga yang masih bertahan di pengungsian dan hunian sementara menerima distribusi daging kurban dari program kemanusiaan yang digelar Dompet Dhuafa Aceh bersama masyarakat setempat, Rabu (27/5/2026).

Kepala Desa Riseh Teungoh, Sukri Puteh menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mempercayakan kurbannya melalui Dompet Dhuafa untuk membantu warga terdampak bencana.

Alhamdulillah, terima kasih kepada para donatur yang telah berkurban melalui Dompet Dhuafa. Daging kurban ini sangat berarti bagi warga kami yang masih terdampak pasca banjir bandang,” ujar Sukri Puteh.

Menurutnya, hingga kini ratusan warga masih tinggal di tenda pengungsian dan rumah sementara bantuan pemerintah karena kerusakan yang ditimbulkan banjir bandang masih sangat parah.

“Sekitar 86 persen wilayah desa terdampak, mulai dari kantor desa, masjid, sekolah, pasar hingga fasilitas umum lainnya. Banyak rumah warga juga hanyut terbawa arus,” katanya.

- Advertisement -

Dalam penyaluran tersebut, Dompet Dhuafa mendistribusikan 16 ekor sapi untuk warga Riseh Teungoh. Menariknya, proses pembagian dilakukan dengan sistem gotong royong di mana satu ekor sapi dibagikan kepada sekitar 10 kepala keluarga untuk langsung dicacah bersama dan dibagikan secara merata.

Skema ini dipilih karena sebagian besar warga belum memiliki fasilitas penyimpanan seperti lemari pendingin akibat kondisi pascabencana.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Aceh, Rizki Fauzan mengatakan wilayah terdampak banjir bandang menjadi prioritas utama penyaluran kurban tahun ini.

“Banyak masyarakat korban banjir bandang di Aceh masih tinggal di tenda pengungsian. Karena itu, kami memprioritaskan distribusi kurban ke wilayah-wilayah yang benar-benar membutuhkan,” ujar Rizki Fauzan.

Ia menambahkan, selain kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih, akses dan fasilitas umum di sejumlah wilayah terdampak juga masih terbatas.

“Desa Riseh Teungoh menjadi salah satu lokasi prioritas karena masyarakatnya masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana,” tuturnya.

Melalui program tersebut, Dompet Dhuafa berharap semangat Iduladha dapat menghadirkan kebahagiaan dan membantu meringankan beban para penyintas banjir bandang di Aceh Utara.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU