JAKARTA, Holopis.com – Chef Devina Hermawan membagikan tips membuat rendang anti alot dengan teknik marinasi, tumis bumbu, dan api kecil agar daging empuk sempurna.
Rendang jadi salah satu menu favorit yang hampir selalu hadir di momen besar seperti Idul Fitri maupun Idul Adha.
Tapi masalah klasiknya tetap sama:m yaitu daging alot, bumbu kurang meresap, atau malah cepat hancur saat dimasak terlalu lama.
Nah, chef sekaligus kreator kuliner Devina Hermawan membagikan sejumlah tips agar rendang tetap empuk, bumbu meresap sempurna, dan tahan lama seperti masakan restoran.
Menurut Devina, kunci pertama ada di pemilihan bahan.
Ia menyarankan menggunakan daging sapi bagian sengkel karena punya serat dan urat yang cocok untuk proses masak lama.
Selain itu, ukuran potongan juga penting. Daging sebaiknya dipotong agak besar agar tidak mudah hancur saat proses pengadukan berulang.
Sebelum dimasak, daging sebaiknya dimarinasi dengan rempah kering seperti ketumbar, jintan, pala, hingga cengkeh.
Proses ini bisa dilakukan sambil diremas agar bumbu lebih meresap ke dalam serat daging.
Bahkan, Devina menyarankan proses marinasi dilakukan semalaman di dalam kulkas untuk hasil maksimal.
Rahasia lain yang bikin rendang lebih harum adalah penggunaan minyak kelapa saat menghaluskan bumbu.
Bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai, dan jahe kemudian ditumis bersama daun aromatik seperti serai, daun jeruk, dan lengkuas hingga benar-benar matang dan harum.
Saat proses memasak, api kecil jadi kunci utama.
Setelah santan dan air dimasukkan, aduk perlahan hingga mulai menyusut.
Di tahap ini, pengadukan harus lebih sering dilakukan agar rendang tidak gosong di bagian bawah panci.
Jika ingin praktis, Devina juga menyebut daging bisa dipresto terlebih dahulu sekitar 30 menit sebelum dimasak dengan santan.
Rendang sendiri bisa dimasak hingga kering untuk hasil yang lebih awet dan gurih, atau sedikit basah sesuai selera.
Semakin lama dimasak dengan api kecil, bumbu akan semakin pekat dan menempel sempurna pada daging.
Tips ini pun jadi sorotan karena dianggap sederhana tapi sangat berpengaruh pada hasil akhir rendang yang empuk dan kaya rasa.

