JAKARTA, Holopis.com – Chef King Abdi membagikan cara sederhana menyimpan daging kurban agar tetap segar dan tahan berbulan-bulan jika disimpan dengan benar di freezer.
Setiap Idul Adha, masalah yang hampir selalu muncul di rumah tangga adalah stok daging kurban yang menumpuk.
Kalau salah simpan, baru beberapa hari saja bisa berubah warna, bau, bahkan cepat rusak.
Tapi ternyata ada cara sederhana yang bisa bikin daging tetap awet hingga berbulan-bulan di freezer.
Hal ini diungkapkan oleh chef sekaligus finalis MasterChef Indonesia Season 10, King Abdi, yang membagikan langkah penyimpanan daging kurban agar tetap segar lebih lama.

Menurutnya, kesalahan paling umum justru terjadi di tahap awal setelah daging diterima.
“Banyak yang langsung simpan tanpa benar-benar memastikan dagingnya kering. Padahal itu penting banget,” ujar King Abdi.
King Abdi menekankan, daging sebaiknya dicuci terlebih dahulu, lalu harus ditiriskan sampai benar-benar tidak ada sisa air.
Bahkan, jika perlu, daging bisa ditepuk menggunakan tisu dapur untuk memastikan kelembapannya hilang.
“Sisa air itu yang bikin daging cepat rusak. Jadi harus benar-benar kering,” katanya.
Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah langsung memotong daging menjadi bagian kecil sebelum disimpan.
Padahal menurut King Abdi, cara itu justru mempercepat proses kerusakan karena permukaan daging lebih banyak terpapar udara.
“Kalau bisa jangan dipotong dulu. Simpan utuh saja biar lebih tahan lama,” jelasnya.
Setelah daging dipastikan kering dan utuh, langkah berikutnya adalah pengemasan.
King Abdi menyebut cukup menggunakan plastik biasa asalkan benar-benar rapat dan tidak ada udara atau air yang terperangkap di dalamnya.
Jika ingin lebih maksimal, bisa juga menggunakan wadah kedap udara sebelum dimasukkan ke dalam freezer.
Dengan cara penyimpanan yang benar, daging kurban disebut bisa bertahan hingga berbulan-bulan tanpa mengalami penurunan kualitas yang signifikan.
Tekstur dan rasa pun tetap terjaga selama proses pembekuan dilakukan dengan benar.
Tips ini pun banyak menarik perhatian masyarakat karena dinilai sederhana, murah, dan bisa langsung dipraktikkan di rumah tanpa alat khusus.
Di tengah melimpahnya daging kurban saat Idul Adha, cara penyimpanan yang tepat jadi kunci agar tidak ada makanan yang terbuang percuma.

