SIDOARJO – Konsistensi dalam menebar kebaikan kembali ditunjukkan oleh Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (YPM) Sepanjang, Sidoarjo. Menyambut Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Idul Adha 1447 Hijriah, yayasan ini kembali menggelar aksi sosial tahunan dengan mendistribusikan ratusan hewan kurban kepada masyarakat dan berbagai lembaga sosial.
Aksi nyata yang telah mengakar selama hampir 20 tahun ini menegaskan komitmen YPM dalam menjaga tradisi kepedulian antarsesama secara berkelanjutan.
Pada Senin pagi 25 Mei 2026, suasana di halaman kampus Universitas Ma’arif Hasyim Latif (UMAHA) tampak berbeda. Ratusan warga bersama perwakilan lembaga sosial antusias mengantre untuk menerima pendistribusian hewan kurban dalam kondisi hidup.
Tahun ini, YPM Sepanjang menyalurkan total 100 ekor hewan kurban yang terdiri dari 86 ekor kambing dan 14 ekor sapi. Puluhan ekor kambing diserahkan secara langsung dalam keadaan hidup hari ini, sementara 14 ekor sapi dijadwalkan untuk disembelih pada Kamis esok.
Ketua YPM Sepanjang, H. Ahmad Makki, mengungkapkan, agenda pendistribusian ini bukan sekadar rutinitas, melainkan tradisi mulia yang telah dipertahankan secara istiqomah selama dua dekade terakhir.
“Setiap tahun insya Allah kita mengalami peningkatan dari sisi jumlah maupun dari sisi kualitas, karena kita semakin memiliki banyak jaringan yang bisa menjadi penyuplai hewan-hewan kurban sehingga kita bisa memilih kualitas yang terbaik,” ujar Ahmad Makki.
Ada alasan kuat mengapa YPM sengaja mendistribusikan hewan kurban dalam kondisi hidup ke berbagai titik di luar masjid dan mushola, termasuk ke jaringan lembaga pendidikan mulai dari tingkat MI/SD hingga SMP/MTs. Strategi ini diambil untuk menumbuhkan syiar Islam yang lebih inklusif serta membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Selain aspek sosial, Ahmad Makki menekankan adanya nilai edukasi penting di balik program tahunan ini, khususnya bagi para siswa-siswi yang menempuh studi di bawah naungan YPM.
“Yang paling utama sebagai lembaga pendidikan, kita ingin mendidik anak didik kita untuk terbiasa memberi. Ini tidak perlu harus menunggu mampu, tapi setiap saat mereka harus bisa memberikan kemanfaatan untuk sesama,” pungkasnya.
Dampak dari konsistensi YPM selama hampir 20 tahun ini dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di sekitar komplek perkampungan Ngelom dan Megare. Bagi para penerima manfaat, YPM dikenal sebagai lembaga yang tidak pernah absen mengulurkan tangan.
Beberapa lembaga mengaku telah menjadi bagian dari program ini selama bertahun-tahun, sementara sebagian lainnya merupakan penerima baru yang mulai merasakan manfaatnya.
Salah satu penerima manfaat, Ulum, meluapkan rasa syukurnya setelah menerima satu ekor kambing berukuran besar. Baginya, kehadiran YPM di tengah masyarakat sudah teruji oleh waktu.
“Alhamdulillah saya senang sekali mendapatkan satu ekor kambing besar dari YPM. Ini tahun ke-8 saya menerima hewan kurban. Dagingnya ini nanti akan didistribusikan ke anak yatim, dhuafa, dan warga sekitar Bringin. Semoga keluarga besar YPM semakin maju dan terbaik,” ungkap Ulum penuh haru.
Hewan-hewan kurban yang telah diserahterimakan tersebut, kini dibawa ke lokasi masing-masing untuk disembelih bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 H, membawa berkah yang merata bagi mereka yang membutuhkan.



