7 Potongan Daging Sapi Paling Dicari Saat Idul Adha, Rendang dan Semur Dijamin Ludes

0 Shares

JAKARTA, Holopis.comIdul Adha selalu jadi momen spesial di dapur rumah, apalagi saat 7 potongan daging sapi paling dicari ini mulai diolah, rendang, semur, sampai sop langsung terasa lebih empuk dan bikin ludes di meja makan.

Setiap kali Idul Adha tiba, suasana dapur di banyak rumah di Indonesia selalu berubah jadi lebih ramai dari biasanya.

Sejak pagi, daging kurban mulai dibagikan, sebagian langsung dipilah, sebagian lagi disimpan, dan tak sedikit yang langsung masuk ke wajan besar untuk diolah jadi berbagai menu khas keluarga.

Di tengah semua kesibukan itu, ada satu hal yang sering terlihat sepele tapi justru paling menentukan hasil akhir masakan, yaitu pemilihan potongan daging sapi.

Banyak orang fokus ke bumbu, ke resep turun-temurun, atau ke teknik memasak, padahal karakter daging yang dipilih sering jadi penentu utama apakah rendang jadi empuk, semur jadi meresap, atau sop terasa gurih maksimal.

Masalahnya, tidak semua orang benar-benar paham bahwa setiap bagian daging sapi punya sifat yang berbeda.

- Advertisement -

260525093454 152 Copy 556x371

Ada yang cocok untuk dimasak lama, ada yang justru enak kalau dimasak cepat. Ada yang kaya lemak, ada juga yang lebih kering tapi lembut.

Di sinilah sering terjadi kesalahan kecil yang berujung hasil masakan kurang maksimal.

Karena itu, di momen Idul Adha 2026 ini, memahami potongan daging jadi semacam “ilmu wajib” di dapur.

Bukan hanya untuk sekadar memasak, tapi untuk memastikan hasil kurban benar-benar bisa dinikmati dengan rasa terbaik bersama keluarga.

Bahu (Chuck)

Bahu sapi atau yang dikenal dengan chuck jadi salah satu potongan yang paling sering dicari. Bagian ini punya serat cukup padat dengan sebaran lemak yang tidak terlalu dominan, tapi justru itulah kekuatannya.

Sekilas memang terlihat keras, tapi kalau dimasak perlahan dalam waktu lama, hasilnya bisa berubah drastis jadi empuk dan kaya rasa.

Tidak heran kalau chuck sering jadi pilihan utama untuk rendang, semur, hingga gulai yang membutuhkan proses masak panjang. Saat bumbu mulai meresap perlahan, bagian ini seperti “membuka diri” dan menyatu sempurna dengan rempah.

Iga Sapi

Berlanjut ke iga sapi, bagian ini selalu punya tempat spesial di meja makan. Kombinasi antara daging, tulang, dan lemak yang seimbang membuatnya jadi favorit banyak orang.

Ketika dimasak, lemaknya perlahan meleleh dan menyatu ke dalam kuah, menciptakan rasa gurih yang dalam dan khas.
Sop iga, iga bakar, hingga sup berkuah bening jadi terasa jauh lebih istimewa hanya karena penggunaan bagian ini. Bahkan banyak orang bilang, kalau sudah pakai iga, rasa kuahnya otomatis naik kelas tanpa perlu banyak tambahan bumbu.

Has Dalam (Tenderloin)

Kalau bicara soal tekstur paling lembut, has dalam atau tenderloin selalu berada di posisi teratas. Seratnya halus, hampir tanpa lemak, dan sangat cepat matang.

Inilah alasan kenapa bagian ini sering dipilih untuk steak, sate, atau tumisan cepat. Dalam suasana Idul Adha yang biasanya serba ramai dan banyak masakan sekaligus, tenderloin jadi pilihan praktis karena tidak butuh waktu lama di dapur tapi tetap memberikan hasil yang rapi dan lembut saat disantap.

Has Luar (Sirloin)

Di sisi lain, ada has luar atau sirloin yang karakteristiknya berada di tengah-tengah. Tidak terlalu lembut seperti tenderloin, tapi juga tidak sekeras bagian-bagian tertentu lainnya.

Ada sedikit lapisan lemak di bagian pinggir yang saat dipanaskan akan memberikan rasa gurih alami. Sirloin sering jadi pilihan aman karena fleksibel, bisa untuk dipanggang, dibakar, atau dijadikan steak rumahan. Teksturnya tetap juicy, apalagi jika tidak dimasak terlalu lama.

Sengkel

Sengkel juga tidak kalah penting dalam daftar ini. Bagian yang berasal dari kaki sapi ini dikenal kaya kolagen, yang saat dimasak lama akan berubah menjadi gelatin alami.

Inilah yang membuat kuah menjadi lebih kental, gurih, dan terasa “berisi”. Sengkel sering dipakai untuk soto, rawon, bakso, hingga sup bening yang mengandalkan rasa kaldu kuat. Memang butuh kesabaran dalam memasaknya, tapi hasil akhirnya sering kali membuat orang ketagihan.

Brisket (Sandung Lamur)

Brisket atau sandung lamur juga menjadi salah satu potongan yang banyak diburu saat Idul Adha. Bagian ini punya lapisan lemak yang cukup tebal, dan saat dimasak perlahan, lemak tersebut akan meleleh dan meresap ke dalam daging.

Hasilnya adalah tekstur yang sangat lembut dengan rasa yang lebih kaya dan “berisi”. Brisket cocok untuk masakan slow cook, baik yang berkuah maupun dipanggang perlahan. Tidak heran kalau bagian ini sering dianggap sebagai salah satu yang paling memuaskan untuk diolah.

Tulang Rusuk 

Terakhir ada tulang rusuk, yang meski terlihat sederhana, justru punya peran besar dalam memperkuat rasa masakan.
Meski dagingnya tidak terlalu banyak, tulang ini menyimpan sari rasa alami yang akan keluar saat direbus dalam waktu lama.

Kaldu yang dihasilkan dari tulang rusuk sering jadi dasar dari berbagai sup atau kuah yang gurih tanpa perlu banyak tambahan penyedap. Banyak koki rumahan mengandalkan bagian ini sebagai “rahasia” rasa yang lebih dalam.

Kalau dilihat secara keseluruhan, sebenarnya kunci sukses memasak daging kurban saat Idul Adha tidak hanya terletak pada bumbu yang digunakan, tetapi juga pada pemahaman karakter dari setiap potongan. Bahkan bahan utama seperti daging sapi memiliki banyak variasi tekstur dan fungsi yang berbeda-beda dalam dunia masak-memasak.

Begitu seseorang sudah memahami hal ini, proses memasak jadi jauh lebih mudah. Tidak lagi sekadar mengikuti resep, tapi juga menyesuaikan teknik dengan bahan yang digunakan. Mau masak cepat atau lama, mau berkuah atau dibakar, semuanya jadi lebih terarah.

Pada akhirnya, Idul Adha bukan hanya soal berbagi daging, tapi juga bagaimana mengolahnya dengan tepat agar setiap bagian bisa dinikmati secara maksimal.

Karena di dapur, detail kecil seperti pemilihan potongan daging bisa menentukan besar kecilnya kepuasan di meja makan keluarga. Dan di momen seperti ini, hasil masakan yang enak bukan cuma soal rasa, tapi juga soal kebersamaan yang terasa lebih hangat.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU