JAKARTA, HOLOPIS.COM – Pengacara Hotman Paris Hutapea mengklaim bisa membuktikan Nadiem Makarim tidak bersalah hanya dalam 10 menit dan siap memaparkannya langsung di depan Presiden Prabowo Subianto.
Pengacara kondang Hotman Paris kembali jadi sorotan publik setelah pernyataannya soal dugaan kasus yang menyeret mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim viral di berbagai platform media sosial.
Dalam pernyataan yang kembali beredar luas, Hotman dengan percaya diri mengklaim dirinya bisa membuktikan Nadiem tidak terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi pengadaan laptop Chromebook hanya dalam waktu sekitar 10 menit saja.
Bahkan, ia menegaskan siap memaparkan seluruh argumennya secara langsung di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto jika diberikan kesempatan gelar perkara terbuka di Istana Negara.
Hotman menyebut ada beberapa poin kunci yang menurutnya bisa menjadi dasar pembelaan kuat.
Ia menegaskan tidak ditemukan adanya aliran dana kepada Nadiem dalam proyek pengadaan tersebut.
Selain itu, ia juga membantah adanya praktik penggelembungan harga atau mark up, serta menilai tidak ada unsur keuntungan pribadi yang diterima mantan menteri tersebut.
Menurutnya, jika tiga poin itu diuji secara terbuka, maka posisi Nadiem bisa dipastikan tidak terkait dengan tindak pidana korupsi seperti yang dituduhkan.
Pernyataan paling menarik perhatian publik adalah ketika Hotman menantang agar proses klarifikasi dilakukan secara terbuka di Istana Negara.
Ia menyebut langkah itu penting untuk memastikan transparansi dan memberikan kejelasan langsung kepada masyarakat.
Namun, hingga saat ini belum ada respons resmi terkait usulan gelar perkara tersebut dari pihak istana maupun institusi hukum terkait.
Di tengah ramainya pernyataan tersebut, isu hukum yang menyeret nama Nadiem masih menjadi bahan perbincangan luas.
Beredar informasi mengenai tuntutan hukuman hingga 18 tahun penjara serta kewajiban membayar uang pengganti dalam jumlah besar, namun detail dan status pastinya masih terus menjadi perhatian publik.
Situasi ini membuat isu tersebut terus berkembang di ruang digital dan memicu berbagai spekulasi dari warganet.
Pernyataan Hotman Paris yang menyebut bisa “membalikkan keadaan” hanya dalam hitungan menit membuat isu ini kembali memanas.
Hingga kini, publik masih menunggu klarifikasi resmi serta perkembangan terbaru dari proses hukum yang berjalan, termasuk apakah klaim tersebut akan benar-benar diuji dalam forum terbuka atau hanya berhenti sebagai pernyataan kontroversial di ruang publik.


