Lewat Program Jantara, Dompet Dhuafa Kembangkan Peternakan Rakyat di Getasan Semarang

1 Shares

SEMARANG, HOLOPIS.COM Perwakilan Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Zaini, menegaskan program Jantara (Jaringan Tani Ternak Nusantara) tidak hanya berfokus pada penyediaan hewan kurban, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui penguatan sektor peternakan rakyat.

“Melalui program Jantara, kami ingin memperkuat kapasitas peternak, membangun kemandirian usaha, dan memperluas jejaring ekonomi berbasis komunitas,” ujar Zaini saat kegiatan Press Touring The Kurban Series 1447 H di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah awak media nasional diajak meninjau langsung peternakan sapi dan domba yang dikelola bersama masyarakat di Desa Tolokan Dusun Dangklik, Kecamatan Getasan.

Program Jantara sendiri merupakan pengembangan dari sistem peternakan terpusat DD Farm yang telah dijalankan sejak 2021 di Kendal, Jawa Tengah.

Melalui program tersebut, Dompet Dhuafa memperluas jaringan peternakan rakyat agar manfaat pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Saat ini, sebanyak 50 ekor domba dikelola di wilayah Getasan dan 50 ekor lainnya berada di Kendal. Seluruh ternak dikelola bersama kelompok peternak lokal sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis desa.

- Advertisement -

Kepala Desa Tolokan Dusun Dangklik, Dwi Wahono, mengapresiasi program peternakan yang dijalankan Dompet Dhuafa karena dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

“Program ini sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan melalui keterlibatan langsung dalam pengelolaan peternakan,” katanya.

Salah satu peternak mitra, Kabul Budiono, mengaku memperoleh banyak manfaat sejak bergabung dalam program tersebut. Selain bantuan ternak, para peternak juga mendapatkan pelatihan teknis mulai dari penggemukan hingga penanganan penyakit hewan.

“Dari awal kami diajarkan cara beternak yang baik, mulai dari penggemukan sampai penanganan penyakit ternak,” ungkap Kabul.

Sementara itu, drh. Hermanto memastikan kondisi kesehatan hewan ternak di DD Farm terus dipantau secara berkala menjelang Iduladha, termasuk upaya pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK).

Menurutnya, seluruh sapi dan domba yang dikelola menunjukkan pertumbuhan sehat dengan pengawasan ketat terhadap pakan, sanitasi kandang, serta pemeriksaan kesehatan rutin.

Melalui program Jantara, Dompet Dhuafa berharap model peternakan berbasis pemberdayaan masyarakat tersebut dapat terus berkembang dan menjadi penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU