HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) terus perkuat kesiapan organisasi menghadapi tantangan pertahanan udara yang semakin kompleks. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui rotasi dan regenerasi pejabat di sejumlah posisi penting.
Langkah TNI AU itu untuk menjaga efektivitas kepemimpinan dan profesionalisme institusi.
Upaya TNI AU itu ditandai dengan pelaksanaan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) enam jabatan strategis TNI AU yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Tonny Harjono di Auditorium I.G. Dewanto Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, (12/5).
Dalam arahannya, Marsekal Tonny menyampaikan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar proses administratif atau pergantian personel semata. Menurutnya, regenerasi kepemimpinan menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat kualitas kinerja satuan di tengah dinamika tugas yang terus berkembang.
Tonny menegaskan serah terima jabatan bukan sekadar pergantian personel. Namun, bagian penting dari pembinaan organisasi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan.
“Memperkuat kinerja satuan, dan mendorong lahirnya inovasi dalam menghadapi tuntutan tugas yang terus berkembang,” kata Tonny, dalam keterangan resmi TNI AU, dikutip pada Rabu, (13/5/2026).
Enam pejabat strategis yang melaksanakan sertijab yakni Marsma TNI Imam Prayogo yang menjabat Kadisaeroau menggantikan Marsma TNI Rudolf Presley B.
Kemudian, Marsma TNI Tjahja Elang Migdiawan dipercaya sebagai Kadisbangopsau menggantikan Marsma TNI Muhammad Mujib.
Sementara, posisi Kapusterau kini diemban Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono menggantikan Marsma TNI Tjahja Elang Migdiawan.
Selain itu, Kolonel Tek Rachmadi Anggoro resmi menjabat Kadislitbangau menggantikan Marsma TNI Teguh Dharmawan.
Pada jajaran hukum, Kolonel Kum (W) Lidia Rina Dyahtaryani dipercaya sebagai Kadiskumau menggantikan Marsma TNI Agus Pramono.
Adapun posisi Kadisbinjasau kini dijabat Marsma TNI Moh. Juanda menggantikan Marsma TNI Solihin.
Melalui regenerasi ini, TNI AU berharap soliditas organisasi semakin kuat dan seluruh bidang strategis dapat bergerak lebih adaptif dalam menjawab tantangan pertahanan modern.
Rotasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya TNI AU untuk memastikan setiap satuan mampu bekerja secara cepat, terukur, dan profesional demi meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.

