HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah pesan penting saat menghadiri KTT ASEAN ke-48 yang berlangsung di Cebu, Filipina, pada 7-8 Mei 2026.
Dalam berbagai sesi pertemuan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga persatuan ASEAN di tengah situasi global yang semakin penuh tantangan dan ketidakpastian.
Menurut Prabowo, negara-negara ASEAN harus tetap solid agar kawasan Asia Tenggara tetap damai, stabil, dan mampu menghadapi tekanan geopolitik dunia.
“Tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian. Tidak akan ada perdamaian tanpa dialog dan kerja,” ujar Prabowo dalam forum tersebut yang dikutip Holopis.com pada Senin (11/5/2026).
Selain soal persatuan kawasan, Prabowo juga menyoroti pentingnya perlindungan warga negara ASEAN, terutama dalam situasi konflik dan krisis global.
Indonesia, kata dia, siap bekerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk memperkuat mekanisme perlindungan dan evakuasi warga negara di luar negeri.
Tak hanya itu, Presiden Prabowo turut mengangkat isu ketahanan pangan sebagai perhatian utama kawasan.
Ia menilai ASEAN perlu memperkuat produksi pangan regional, memperluas kerja sama pertukaran informasi, serta mengembangkan teknologi pertanian modern untuk mengantisipasi dampak konflik global terhadap pasokan pangan.
Di sektor energi, Prabowo juga mendorong pengembangan energi terbarukan dan pembangunan jaringan listrik antarnegara ASEAN guna mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
Menurutnya, kerja sama energi kawasan akan menjadi salah satu kunci stabilitas ekonomi ASEAN di masa depan.
Prabowo juga mengingatkan pentingnya ASEAN menjadi jangkar perdamaian dunia dengan tetap mengedepankan hukum internasional serta perlindungan masyarakat sipil dalam konflik.
Ia berharap ASEAN dapat berbicara dalam satu suara terhadap berbagai isu global.
KTT ASEAN ke-48 sendiri mengangkat tema “Navigating Our Future Together” atau “Menavigasi Masa Depan Kita Bersama”.
Forum tersebut fokus membahas tiga isu utama, yakni keamanan energi, ketahanan pangan, dan perlindungan warga negara ASEAN di tengah dinamika global yang terus berkembang.


