HOLOPIS.COM, JAKARTA – Azzam al-Hayya, putra pemimpin senior Hamas Khalil al-Hayya, dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (7/5) akibat luka serius yang dideritanya dalam serangan udara Israel di Gaza. Menurut sumber medis Palestina, Azzam mengalami luka parah setelah serangan udara Israel yang menargetkan kerumunan warga Palestina di pusat Gaza City pada Rabu (6/5).
Ia sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Baptist di Gaza City. Namun, tim medis akhirnya menyatakan Azzam meninggal dunia pada Kamis pagi waktu setempat.
Dikutip Holopis.com, Jum’at (8/5), sumber militer Israel pada Rabu malam juga mengonfirmasi bahwa pasukan Israel memang menargetkan Azzam al-Hayya dalam operasi tersebut.
Azzam disebut sebagai putra keempat Khalil al-Hayya yang meninggal akibat operasi militer Israel dalam beberapa tahun terakhir.
Menanggapi kematian putranya, Khalil al-Hayya menyebut serangan tersebut sebagai “perpanjangan dari agresi terhadap rakyat kami di mana pun.”
Ia juga menuduh Israel berusaha memberikan tekanan kepada para negosiator Palestina melalui eskalasi militer yang terus meningkat di Gaza.
Selain itu, Khalil memperingatkan bahwa ancaman Israel untuk memperluas operasi militer di wilayah tersebut bertujuan memaksa para pemimpin dan negosiator Palestina agar bersedia memberikan konsesi dalam proses perundingan.


