HOLOPIS.COM, JAKARTA – Baju oversized masih menjadi salah satu gaya fashion yang paling sering digunakan, mulai dari kaus longgar, blazer besar, hingga kemeja oversized. Gaya ini identik dengan tampilan santai, effortless, dan modern.
Namun, masih banyak orang yang ragu mengenakannya karena takut tubuh terlihat lebih besar atau “tenggelam” di balik pakaian yang terlalu longgar.
Padahal, oversized outfit justru bisa terlihat stylish jika dipadukan dengan proporsi dan styling yang tepat. Karena itu, banyak fashion stylist menggunakan beberapa trik tertentu agar outfit oversized tetap terlihat seimbang di tubuh.
1. Gunakan Satu Item Oversized sebagai Fokus
Salah satu kesalahan paling umum adalah memakai semua item serba longgar dalam satu outfit. Misalnya atasan oversized dipadukan dengan celana oversized yang terlalu besar juga.
Fashion stylist biasanya membuat satu bagian menjadi fokus utama. Jika atasan longgar, bawahan dibuat lebih fitted atau lurus. Sebaliknya, jika memakai celana oversized, bagian atas biasanya dibuat lebih rapi atau pendek. Teknik ini membantu tubuh tetap memiliki bentuk dan proporsi yang jelas.
2. Teknik Tuck-In Membantu Membentuk Siluet
Memasukkan sebagian baju ke celana atau rok menjadi trik styling yang sangat sering digunakan dalam outfit oversized. Cara ini membantu menciptakan garis pinggang sehingga tubuh tidak terlihat “hilang” di balik pakaian longgar. Bahkan tuck-in kecil di bagian depan sudah cukup membuat outfit terlihat lebih rapi.
Teknik ini juga membantu kaki terlihat lebih panjang karena proporsi tubuh menjadi lebih seimbang.
3. Pemilihan Material Sangat Berpengaruh
Tidak semua bahan cocok untuk oversized fashion. Material yang terlalu tebal atau kaku bisa membuat tubuh terlihat lebih besar dan bulky.
Karena itu, stylist biasanya memilih bahan yang jatuh dan lebih fleksibel, seperti linen ringan, katun lembut, rayon, atau satin tertentu. Bahan yang flowy membuat outfit tetap longgar tetapi tidak terlihat berat saat dipakai.
4. Perhatikan Panjang dan Potongan Pakaian
Ukuran oversized bukan berarti semua pakaian harus sangat panjang atau beberapa ukuran lebih besar. Panjang pakaian tetap memengaruhi proporsi tubuh secara keseluruhan.
Blazer yang terlalu panjang bisa membuat tubuh terlihat pendek, sementara kaus oversized yang jatuh sampai lutut dapat membuat siluet tubuh terlihat “penuh”.
Karena itu, stylist biasanya tetap menyesuaikan panjang outfit dengan tinggi badan dan bentuk tubuh seseorang.
5. Tambahkan Aksesori agar Outfit Lebih Terstruktur
Aksesori sering digunakan untuk memberi struktur pada oversized outfit. Tas, belt, sepatu, hingga perhiasan membantu tampilan terlihat lebih seimbang dan tidak terlalu polos.
Misalnya, penggunaan belt dapat membantu membentuk pinggang pada blazer oversized. Sementara sepatu dengan bentuk lebih tegas bisa membantu outfit terlihat lebih clean.
Detail-detail kecil seperti ini sering membuat oversized outfit terlihat lebih fashionable dan tidak sekadar “kebesaran”.
Oversized fashion sebenarnya bukan tentang membuat tubuh terlihat besar, tetapi menciptakan siluet yang santai dan modern. Dengan styling yang tepat, outfit longgar justru bisa terlihat lebih effortless, nyaman, dan tetap rapi dipakai sehari-hari.


