HOLOPIS.COM, JAKARTA – Real Madrid meraih kemenangan penting 2-0 atas Espanyol pada pekan ke-34 La Liga. Namun, di balik tiga poin tersebut, tersisa satu kenyataan yakni peluang juara kini lebih bergantung pada hasil tim lain.
Bertanding di RCDE Stadium, Madrid tampil dominan sejak awal. Serangan demi serangan dilancarkan, termasuk peluang dari winger lincah asal Brasil Vinicius Junior yang sempat membentur tiang.
Espanyol sempat merespons lewat Tyrhys Dolan, tetapi ancamannya belum membahayakan.
Kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua. Vinicius membuka keunggulan pada menit ke-55 setelah memaksimalkan umpan Gonzalo Garcia. Gol itu jadi titik balik dominasi Madrid yang sebelumnya belum berbuah hasil.
Tak butuh waktu lama, Vinicius kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, ia menyelesaikan umpan matang dari Jude Bellingham pada menit ke-66, memastikan kemenangan 2-0 bagi Los Blancos.
Meski terus menekan hingga akhir pertandingan, termasuk ancaman dari Franco Mastantuono, skor tak berubah. Madrid tampil solid, efisien, dan tanpa cela dalam penyelesaian akhir.
Namun kemenangan ini belum cukup mengubah peta persaingan secara signifikan. Madrid kini mengoleksi 77 poin di posisi kedua, masih tertinggal 11 poin dari Barcelona yang sebelumnya juga meraih kemenangan.
Dengan empat laga tersisa, Madrid wajib menyapu bersih semua pertandingan jika ingin menjaga peluang juara. Itu pun belum cukup karena mereka mesti juga harus berharap Barcelona terpeleset di sisa musim.
Jika Barca di laga selanjutnya meraup tiga poin, maka selesai sudah perjuangan Madrid. Dengan tambahan tiga poin nanti, Blaugrana sudah bisa juara La Liga. El Real sudah tak bisa menyalip lagi.
Di sisi lain, kekalahan membuat Espanyol tertahan di posisi ke-13 dengan 39 poin, masih memiliki jarak aman dari zona degradasi, namun belum sepenuhnya bebas dari ancaman.


