Bobotoh Pasang “Shut Up KDM” di GBLA, Sindir Gubernur Jabar Dedi Mulyadi? 

0 Shares

HOLOPIS.COM, BandungSpandukShut Up KDM” di GBLA jadi sorotan Bobotoh, diduga sindir Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat laga Persib vs Arema FC.

Suasana laga Persib Bandung kontra Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026) malam, tak hanya diwarnai tensi pertandingan di lapangan, tetapi juga sorotan dari tribun penonton.

- Advertisement -

Sebuah spanduk bertuliskan “Shut Up KDM” terbentang dan langsung menjadi perhatian publik.

Spanduk tersebut terlihat jelas di tribun utara saat ribuan Bobotoh memadati stadion.

- Advertisement -

Tulisan berbahasa Inggris itu langsung memicu perbincangan luas, baik di stadion maupun di media sosial, karena dianggap memiliki pesan yang cukup keras.

Istilah “KDM” dalam spanduk tersebut merujuk pada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dalam beberapa waktu terakhir, Dedi Mulyadi diketahui sempat melontarkan sejumlah pernyataan terkait Persib Bandung, termasuk komentar mengenai situasi tim dan rencana perayaan jika Persib berhasil meraih gelar juara.

Pernyataan itu kemudian diduga menjadi salah satu pemicu munculnya reaksi dari sebagian suporter.

Spanduk “Shut Up KDM” pun dipahami sebagai bentuk ekspresi ketidaksetujuan terhadap keterlibatan atau komentar pihak eksternal terhadap urusan klub.

Secara harfiah, “Shut Up” berarti “diam”. Dalam konteks yang berkembang di stadion, pesan tersebut dimaknai sebagai bentuk penolakan terhadap campur tangan pihak luar, khususnya pejabat publik, dalam dinamika sepak bola Persib.

Sejumlah Bobotoh menilai klub kebanggaan mereka seharusnya berdiri independen dan tidak dijadikan bagian dari kepentingan politik maupun agenda tertentu.

Mereka menegaskan bahwa Persib Bandung adalah milik suporter dan masyarakat, bukan milik kelompok tertentu.

Spanduk tersebut terbentang cukup lama selama pertandingan berlangsung dan tetap terlihat hingga laga berakhir.

Meski pertandingan antara Persib dan Arema FC berakhir tanpa gol, perhatian publik justru lebih banyak tertuju pada pesan yang terpampang di tribun.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bobotoh terkait pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan spanduk tersebut.

Namun, di media sosial, topik “Shut Up KDM” ramai diperbincangkan dan memunculkan berbagai interpretasi dari warganet.

Sementara itu, pihak terkait termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Dedi Mulyadi belum memberikan tanggapan resmi atas munculnya spanduk tersebut di stadion GBLA.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru