Di sisi lain, Mauricio tetap memberikan sinyal waspada kepada anak asuhnya meski PSBS Biak berstatus tim juru kunci.
“Kami tahu bahwa perjalanan Biak di kompetisi ini sedang tidak baik. Posisi mereka di klasemen adalah posisi yang tidak nyaman bagi mereka. Namun, saya mengenal tim Biak dengan sangat baik, saya mengenal beberapa pemain mereka, dan saya tahu ada banyak kualitas di dalam tim tersebut. Meskipun hasil (pertandingan) akhir-akhir ini tidak bagus bagi mereka, mereka adalah tim yang memiliki banyak pemain hebat,” ujarnya lagi.
“Bermain melawan Persija selalu menjadi motivasi tambahan. Setiap tim yang bermain melawan kami datang dengan niat untuk memberikan yang terbaik dan membuktikan diri di dalam pertandingan. Itulah mengapa dari setiap lawan yang kami hadapi, kami selalu melihat kemauan bermain dan hasrat untuk menang yang sangat besar,” imbuhnya.



