Detik-detik Maut Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau Kalbar yang Tewaskan 8 Orang

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Insiden tragis helikopter jatuh di kawasan hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Seluruh penumpang dan awak sudah dievakuasi dengan kondisi tewas.

Helikopter jenis Airbus H130 dengan registrasi PK-CFX milik perusahaan Matthew Air Nusantara itu membawa delapan orang saat insiden terjadi. Tak satu pun korban berhasil bertahan.

- Advertisement -

Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin, memastikan seluruh korban meninggal dunia. “Semua meninggal dunia. Kru dua orang dan penumpang enam orang jadi total person on board (POB) 8 orang,” kata Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin, Jumat, (17/4/2026).

Tim SAR gabungan bergerak cepat setelah helikopter dilaporkan hilang kontak. Proses pencarian berujung pada penemuan lokasi jatuhnya pesawat di area hutan lebat, disertai serpihan bagian ekor yang pertama kali ditemukan.

- Advertisement -

“Ya, sudah berhasil dievakuasi dan saat ini sudah dilakukan identifikasi di RS Bhayangkara Pontianak,” lanjut Noer.

Berdasarkan informasi, helikopter nahas itu lepas landas dari helipad PT CMA di Desa Nanga Keruap, Kabupaten Melawi, pada Kamis (16/4) pukul 07.34 WIB. Namun, sekitar lima menit setelah penerbangan, komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara terputus.

Pun, helikopter itu sempat dilaporkan hilang kontak pada pukul 08.39 WIB saat dalam perjalanan menuju helipad PT GAN di Desa Teluk Bakung, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Harapan untuk menemukan korban selamat pupus setelah tim menemukan lokasi jatuhnya helikopter. Informasi dari lapangan, seluruh penumpang dan awak sudah dievakuasi.

“Tim pencarian dan penyelamatan gabungan telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat dan, berdasarkan informasi dari lapangan, semua penumpang dan awak telah dipastikan tewas,” Noer.

Korban terdiri dari dua kru, yakni Capt. Marindra W (pilot) dan Harun Arasyd (co-pilot). Untuk enam penumpang: Patrick, Victor, Charles, Joko, Fauzie, dan Sugito. Dari seluruh korban, satu di antaranya merupakan warga negara Malaysia.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan penuh tantangan. Tim SAR harus mengangkat korban dari puing-puing helikopter di lokasi yang sulit dijangkau di puncak bukit. Proses ini rampung pada Kamis malam pukul 22.00 WIB.

Selanjutnya, evakuasi dilanjutkan dengan menurunkan jenazah menuju posko lapangan hingga selesai pada Jumat pukul 05.00 WIB. Setelah itu, seluruh jenazah dipindahkan ke ambulans untuk dibawa ke titik evakuasi lanjutan.

Sebanyak delapan unit ambulans dikerahkan untuk membawa jenazah menuju Yonif 642/Kapuas Sanggau sebelum akhirnya diterbangkan ke Pontianak guna proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru