HOLOPIS.COM, JAKARTA – Aroma parfum sering kali menjadi bagian penting dari kesan pertama seseorang. Wangi yang tepat tidak hanya meningkatkan rasa percaya diri, tetapi juga bisa mencerminkan kepribadian dan suasana hati.
Namun, banyak orang mengalami masalah yaitu parfum yang baru saja disemprotkan terasa cepat menghilang, bahkan hanya dalam hitungan jam. Hal ini tentu membuat kita harus bolak-balik menyemprot ulang, yang selain kurang praktis juga membuat parfum lebih cepat habis.
Padahal, ketahanan parfum di kulit tidak hanya ditentukan oleh kualitas atau harga parfum itu sendiri. Ada banyak faktor lain yang berpengaruh, mulai dari kondisi kulit, cara pemakaian, hingga tempat penyimpanan. Dengan teknik yang tepat, bahkan parfum dengan harga terjangkau pun bisa bertahan lebih lama dari biasanya.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menggunakan parfum dengan benar agar aromanya bisa bertahan lebih lama sepanjang hari. Berikut beberapa tips yang bisa Sobat Holopis terapkan.
Gunakan parfum setelah mandi
Waktu terbaik memakai parfum adalah setelah mandi. Kulit dalam kondisi bersih dan sedikit lembap, sehingga dapat membantu mengunci aroma parfum lebih lama.
Gunakan pelembap sebelum parfum
Kulit yang kering cenderung membuat parfum cepat menguap. Menggunakan lotion atau pelembap tanpa aroma sebelum menyemprot parfum dapat membantu mempertahankan wanginya.
Semprot di titik nadi
Area seperti pergelangan tangan, leher, belakang telinga, dan lipatan siku adalah titik nadi yang menghasilkan panas. Panas ini membantu menyebarkan aroma parfum secara perlahan.
Hindari menggosok parfum
Kebiasaan menggosok pergelangan tangan setelah menyemprot parfum justru dapat merusak komposisi aroma, sehingga wanginya lebih cepat hilang.
Perhatikan jarak penyemprotan
Semprot parfum dengan jarak sekitar 10–15 cm agar penyebaran lebih merata dan tidak terlalu terkonsentrasi di satu titik.


