Cari Opsi Baru Energi, Prabowo Dijadwalkan Temui Putin di Moskow Akhir Pekan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Cari opsi baru energi nasional, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow akhir pekan ini untuk membahas kerja sama dan pasokan minyak strategis.

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Russia pada pekan ini.

- Advertisement -

Dalam agenda tersebut, Prabowo akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moscow untuk membahas sejumlah kerja sama strategis, termasuk opsi pasokan energi, khususnya minyak.

Kepastian rencana kunjungan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono di Jakarta, Sabtu (11/4/2026), usai menghadiri Musyawarah Nasional PB IPSI.

- Advertisement -

Ia menegaskan bahwa keberangkatan Presiden akan dilakukan dalam waktu dekat sesuai jadwal diplomatik yang sedang disusun.

“Berangkatnya minggu ini ke Rusia,” kata Sugiono kepada awak media.

Menurut Sugiono, salah satu isu utama yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut adalah kerja sama energi, terutama terkait upaya Indonesia mencari alternatif sumber pasokan minyak.

Pemerintah menilai diversifikasi pasokan menjadi penting di tengah dinamika pasar energi global yang masih fluktuatif.

Ia menyebut pembahasan tersebut merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

“Salah satu yang akan dibicarakan itu, karena ini merupakan sesuatu yang strategis bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Pemerintah saat ini tengah memperluas kerja sama dengan berbagai negara produsen energi untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di dalam negeri.

Rusia menjadi salah satu negara yang masuk dalam radar kerja sama tersebut.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga mengonfirmasi adanya rencana kunjungan Presiden ke Rusia.

Namun ia menegaskan bahwa rincian agenda masih menunggu pengumuman resmi dari Kementerian Luar Negeri.

“Ada rencana demikian, tapi untuk pastinya nanti Kementerian Luar Negeri akan menyampaikan,” kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4/2026) malam.

Meski belum merinci agenda lengkap, pemerintah memastikan bahwa setiap kunjungan luar negeri Presiden memiliki tujuan yang berkaitan dengan kepentingan nasional, termasuk sektor ekonomi dan energi.

Dalam beberapa kesempatan, Prabowo menegaskan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya memiliki fokus pada penguatan kerja sama strategis.

Salah satu prioritas yang berulang kali ia sampaikan adalah menjaga keamanan pasokan energi, terutama minyak.

Menurutnya, kebutuhan energi nasional tidak dapat hanya bergantung pada satu atau dua sumber negara, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih luas melalui diplomasi bilateral.

“Untuk amankan minyak, saya harus ke mana-mana,” ujar Prabowo dalam pengarahan di Istana Kepresidenan beberapa waktu lalu.

Pemerintah saat ini juga tengah mendorong berbagai skema kerja sama energi, termasuk kontrak jangka panjang dan peluang investasi di sektor hulu migas.

Russia merupakan salah satu negara dengan kapasitas produksi energi terbesar di dunia, khususnya minyak dan gas.

Dalam konteks geopolitik global, Rusia juga menjadi pemain penting dalam rantai pasok energi internasional.

Bagi Indonesia, peluang kerja sama dengan Rusia dinilai sebagai salah satu opsi untuk memperluas sumber impor energi di tengah ketidakpastian pasar global.

Pertemuan di Moscow diperkirakan akan menjadi forum pembahasan awal untuk memperluas kerja sama di sektor energi, meski belum ada informasi detail mengenai kesepakatan yang akan dicapai.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru