HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Iran untuk berhenti memungut tarif transit dari kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz.
Peringatan itu disampaikan Donald Trump karena sejumlah informasi yang diterimanya sehingga membuat dirinya geram.
“Ada laporan bahwa Iran memungut tarif dari kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz — Sebaiknya itu tidak terjadi dan, jika memang demikian, mereka sebaiknya segera menghentikannya sekarang!” ancam Trump di platform media sosialnya, Truth Social seperti dikutip Holopis.com, Jumat (10/4).
Sehari sebelumnya, Trump mengatakan bahwa dia sedang mempertimbangkan pembentukan sebuah usaha patungan (joint venture) dengan Iran.
Usaha itu guna memungut tarif dari kapal-kapal yang melintasi jalur perairan krusial tersebut, yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global, seraya menyebutnya sebagai hal yang indah.
Pada Rabu (8/4) di media sosial, Trump juga mengatakan bahwa keuntungan besar dapat diraup oleh AS dengan “membantu mengatasi kepadatan lalu lintas di Selat Hormuz.
Iran menuntut agar kapal-kapal tanker minyak membayar tarif transit sebesar 1 dolar AS ( 1 dolar AS = Rp17.009) per barel untuk melintasi Selat Hormuz.
Lalu lintas laut di Selat Hormuz masih sepi. Untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata dicapai pada Selasa (7/4), dua kapal tanker minyak non-Iran terdeteksi melintasi selat tersebut.

