HOLOPIS.COM, JAKARTA – Puluhan kapal memadati Danau Jenewa, Swiss, Sabtu (13/6/2026), dalam sebuah aksi simbolis yang ditujukan untuk menyuarakan protes terhadap sikap negara-negara G7 terkait konflik di Gaza.
Menurut laporan media Swiss, sekitar 25 kapal ikut ambil bagian dalam aksi tersebut. Tak hanya itu, sekitar 100 aktivis dari 15 negara juga hadir untuk menyampaikan aspirasi mereka di tengah berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Kota Evian, Prancis.
Dilansir Holopis.com dari Anadolu, Minggu (14/6/2026) kapal-kapal itu berkumpul di tengah Danau Jenewa, tepat berhadapan dengan Evian yang menjadi lokasi para pemimpin negara anggota G7 menggelar pertemuan akhir pekan ini.
Aksi tersebut didukung oleh Global Sumud Switzerland. Dalam pernyataannya, kelompok itu menyebut demonstrasi dilakukan sebagai bentuk kritik terhadap posisi Swiss terkait situasi di Gaza, termasuk keterlibatannya dalam pengaturan keamanan di sekitar lokasi KTT G7.
Meski berlangsung di tengah perhatian dunia terhadap pertemuan para pemimpin negara maju, penyelenggara menegaskan bahwa aksi dilakukan secara damai tanpa insiden kekerasan.
Sejumlah peserta yang hadir diketahui memiliki pengalaman dalam misi kemanusiaan ke Gaza. Beberapa di antaranya pernah bergabung dalam armada kapal yang berupaya menembus blokade untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.
Salah satu peserta aksi yang menarik perhatian adalah anggota parlemen Swiss dari Partai Hijau, Leonore Porchet. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan kritik keras terhadap negara-negara yang dinilai memiliki peran dalam konflik yang sedang berlangsung.
“Negara-negara G7 dan Swiss turut terlibat dalam genosida yang terjadi di Gaza,” ujar Leonore Porchet.
Mantan Wali Kota Jenewa, Remy Pagani, juga terlihat mengikuti aksi tersebut. Sebelumnya, Pagani pernah ditahan oleh otoritas Israel saat ikut dalam misi kapal kemanusiaan menuju Gaza.
Aksi di Danau Jenewa ini menjadi salah satu bentuk protes internasional yang muncul bersamaan dengan pelaksanaan KTT G7, ketika perhatian dunia tengah tertuju pada berbagai isu global, termasuk konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah.


