HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut membuka kemungkinan melibatkan negara-negara Arab untuk membantu menanggung biaya konflik antara AS dan Israel melawan Iran. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam konferensi pers pada Senin (30/3). Leavitt menyebut ide tersebut memang pernah muncul dari Trump, meski belum ada keputusan resmi terkait langkah tersebut.
“Saya tidak akan mendahului dia (Trump) dalam hal itu. Tetapi tentu itu adalah ide yang sepengetahuan saya dia miliki dan sesuatu yang saya pikir Anda akan lebih sering mendengar darinya,” ujar Leavitt, dikutip Holopis.com, Selasa (31/3).
Di sisi lain, biaya perang yang dikeluarkan AS disebut terus membengkak. Pejabat Pentagon sebelumnya melaporkan kepada Kongres bahwa dalam enam hari pertama konflik melawan Iran, pemerintah AS telah menghabiskan lebih dari 11,3 miliar dolar AS.
Angka tersebut belum mencakup kerugian tambahan akibat pertempuran serta biaya penggantian peralatan militer. Berdasarkan laporan Wall Street Journal, total biaya tambahan tersebut diperkirakan mencapai 1,4 hingga 2,9 miliar dolar AS dalam tiga pekan pertama perang.
Data tersebut merujuk pada analisis Elaine McCusker, mantan pejabat anggaran Pentagon yang saat ini melakukan pemantauan biaya konflik untuk American Enterprise Institute.

