Mudik Belum Kelar! Lalin ke Trans Jawa Melonjak di Hari Lebaran

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Meski Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah telah tiba, pergerakan kendaraan dari wilayah Jabotabek ke berbagai daerah, khususnya arah timur, masih terpantau tinggi. Kondisi ini menunjukkan gelombang mudik belum sepenuhnya berakhir bahkan saat hari “H” Lebaran.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, pada Sabtu (21/3) atau hari Lebaran, sebanyak 197.119 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama. Arus lalu lintas didominasi kendaraan menuju arah timur, baik ke Trans Jawa maupun Bandung, dengan porsi mencapai 57,5 persen.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menjelaskan lonjakan signifikan terjadi di jalur utama. Dia menuturkan kendaraan yang melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama mencapai 68.374 kendaraan, meningkat hingga 113,2 persen terhadap lalu lintas normal.

“Selain itu, kenaikan lalu lintas signifikan juga terlihat untuk yang mengarah ke Bandung melalui GT Kalihurip Utama yaitu sebanyak 45.086 kendaraan, meningkat 13,9 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal,” kata Rivan, dalam keterangannya dikutip pada Senin, (23/3/2026).

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga hari Lebaran atau periode 11–21 Maret 2026, total kendaraan yang keluar dari Jabotabek telah menembus angka 2.007.253 unit. Angka ini meningkat 24,6 persen dibandingkan kondisi normal. Pun, sudah mencapai 56,89 persen dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan selama periode mudik Lebaran tahun ini.

Melihat tingginya arus kendaraan, Jasa Marga mengingatkan masyarakat untuk mulai merencanakan perjalanan arus balik dengan lebih matang. Rivan menegaskan pentingnya menghindari waktu favorit yang berpotensi memicu kemacetan.

- Advertisement -

Lebih lanjut, diimbau agar pemudik tidak melakukan perjalanan pada waktu-waktu favorit. Hal itu penting untuk menghindari penumpukan kendaraabn.

“Mengantisipasi potensi kepadatan di jalur menuju destinasi wisata yang umumnya mengalami peningkatan volume lalu lintas pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri,” kata Rivan.

Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026. Untuk mengurai kepadatan, masyarakat yang masih berada di kampung halaman disarankan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026.

Selain itu, diskon tarif tol sebesar 30 persen juga akan kembali diberlakukan pada 26–27 Maret 2026. Dengan demikian, bisa dimanfaatkan pemudik untuk perjalanan balik yang lebih hemat dan nyaman.

Jasa Marga juga mengingatkan pentingnya kesiapan perjalanan, mulai dari kondisi fisik pengemudi, kelayakan kendaraan, kecukupan BBM, hingga saldo uang elektronik. Pengguna jalan juga diminta disiplin mengikuti rambu serta tidak berlama-lama di rest area agar tidak memicu antrean panjang.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU