Purbaya: Penerapan WFH Bikin 20 Persen Penghematan BBM

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim ada manfaat di sektor migas dengan penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) pasca lebaran.

Purbaya menyebut ada penghematan penggunaan BBM (bahan bakar minyak) yang cukup signfikan apabila kebijakan WFH diterapkan.

“Ada hitungan kasar sekali (bisa menghemat) seperlima, kira-kira 20 persen (penggunaan BBM),” kata Purbaya dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.

Purbaya menjelaskan dari kebijakan yang diberlakukan hanya sehari adalah untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan produktivitas.

“Nanti libur terus. Nanti enggak kerja-kerja. Ya WFH biar gimana tuh kadang-kadang ada hal-hal yang enggak bisa dikerjakan dengan baik dengan WFH,” ujarnya.

Purbaya menambahkan apabila WFH diberlakukan sehari misalnya pada Jumat, maka akan tercipta rangkaian akhir pekan yang lebih panjang, yakni Jumat–Sabtu–Minggu.

- Advertisement -

Hal ini dinilai dapat mendorong aktivitas rumah tangga sekaligus memberikan dorongan kecil bagi sektor pariwisata.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran Kabinet Merah Putih menyiapkan berbagai langkah antisipasi apabila krisis energi global berdampak pada Indonesia.

Salah satu opsi yang mulai dikaji adalah penerapan Work from Home (WFH) serta pengurangan hari kerja guna menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026). Ia menyoroti perkembangan situasi geopolitik di kawasan Eropa dan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga energi dunia.

Menurutnya, lonjakan harga energi dapat berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi dalam negeri, terutama harga bahan bakar yang pada akhirnya bisa memicu kenaikan harga pangan.

“Kita menghadapi perkembangan global di kawasan Eropa dan Timur Tengah. Hal ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan memengaruhi harga BBM. Harga BBM juga bisa memengaruhi harga makanan,” ujar Prabowo.

Meski pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas, terutama di sektor ketahanan pangan, Presiden menegaskan pentingnya langkah antisipatif sejak dini.

Ia menilai penghematan konsumsi BBM harus menjadi perhatian bersama, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Indonesia tidak boleh merasa terlalu aman tanpa menyiapkan langkah pengendalian yang tepat.

“Tapi tentunya kita juga sekarang harus melakukan langkah-langkah yang proaktif. Artinya, kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM. Kita tidak bisa menganggap bahwa apa pun yang terjadi kita aman,” tegasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU