TB Hasanuddin Desak Polisi Ungkap Aktor Intelektual Penyiram Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Akibat serangan itu, Andrie mengalami luka dan harus mendapat penanganan medis.

Merespons kejadian tersebut, anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, mendesak kepolisian segera mengusut tuntas pelaku beserta motif di balik serangan itu, termasuk kemungkinan adanya aktor intelektual yang memerintahkan tindakan tersebut.

“Polisi harus segera mengungkap siapa pelakunya dan apa motifnya. Negara tidak boleh kalah oleh aksi-aksi teror yang mengancam keselamatan warga,” kata TB Hasanuddin, Minggu (15/3/2026).

TB Hasanuddin menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap aktivis tidak dapat dibenarkan dalam sistem negara hukum dan demokrasi. Ia mengingatkan bahwa serangan semacam ini berpotensi menciptakan iklim ketakutan di kalangan pegiat hak asasi manusia dan masyarakat sipil.

“Saya mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Saudara Andrie Yunus. Tindakan kekerasan seperti ini tidak boleh dibiarkan terjadi di negara demokrasi,” ujarnya.

Mantan Sekretaris Militer itu juga menekankan pentingnya transparansi aparat kepolisian dalam menangani kasus ini demi menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia.

- Advertisement -

Sebagaimana diketahui serangan terhadap Andrie Yunus bukan yang pertama kali menimpa kalangan aktivis dan penegak hukum di Indonesia. Kasus-kasus serupa dengan pola yang mirip telah terjadi dalam dua dekade terakhir dan sebagian besar belum tuntas secara hukum.

Teror air keras sebelumnya menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, pada 11 April 2017. Novel disiram oleh dua pria tak dikenal hingga mengakibatkan kebutaan permanen pada mata kirinya. Pelaku baru bisa ditemukan setelah tiga tahun penyelidikan, yang berlangsung dalam dua masa jabatan Kapolri.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Tri Wibowo Santoso
Muhammad Ibnu Idris
Tri Wibowo Santoso, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU