MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak --:--
Subuh --:--
Dzuhur --:--
Ashar --:--
Maghrib --:--
Isya --:--

TNI AL Uji Teknologi Baru di Laut, KRI Brawijaya Latihan dengan Heli Panther

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Upaya meningkatkan kesiapan operasional unsur laut dan udara terus dilakukan oleh TNI Angkatan Laut. Salah satunya melalui uji interoperabilitas sistem Heli Traversing System (HTS) yang digelar di atas geladak KRI Brawijaya-320.

Uji interoperabilitas sistem HTS bersama helikopter Eurocopter AS565 MBe Panther milik TNI AL. Kegiatan itu melibatkan unsur dari Komando Armada II dan Skuadron Udara 100 Wing Udara 2 Pusat Penerbangan TNI AL. Latihan merupakan bagian dari program Pembinaan Operasi dan Latihan (Binopslat) Triwulan I Tahun Anggaran 2026.

- Advertisement -

Dalam Latihan itu, prajurit TNI AL melakukan uji coba pengoperasian peralatan Mantis Remote Aircraft Mover (RAM) yang jadi bagian penting dari sistem HTS di KRI Brawijaya-320.

Menurut keterangan resmi Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal), sistem ini berfungsi untuk mempermudah proses penarikan, pemindahan, hingga penempatan helikopter di geladak kapal perang.

- Advertisement -

“Sistem ini berfungsi untuk membantu proses penarikan, pemindahan, serta penempatan helikopter di area geladak kapal secara aman dan presisi, khususnya saat kondisi kapal berada di laut,” demikian keterangan Dispenal dikutip pada Jumat, (6/3/2026).

Uji interoperabilitas ini jadi langkah penting untuk memastikan sistem yang dimiliki KRI Brawijaya dapat terintegrasi secara optimal dengan unsur udara TNI AL. Helikopter Panther AS565 MBe sendiri merupakan salah satu platform udara yang kerap digunakan dalam berbagai operasi maritim. Hal itu termasuk patroli laut dan operasi pengamanan wilayah perairan.

Melalui latihan tersebut, prajurit tidak hanya menguji kesiapan peralatan, tetapi juga menyelaraskan prosedur tetap (SOP) antara awak kapal dan awak helikopter.

Dispenal menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana meningkatkan kemampuan koordinasi antara unsur laut dan udara dalam satu operasi terpadu.

“Melalui kegiatan ini, prajurit TNI AL tidak hanya menguji kesiapan peralatan, tetapi juga menyelaraskan prosedur tetap serta meningkatkan kemampuan koordinasi antara unsur kapal perang dan helikopter,” jelas Dispenal.

Dengan adanya latihan ini, diharapkan seluruh sistem yang dimiliki TNI AL dapat bekerja secara efektif dan optimal dalam mendukung berbagai misi operasi di laut.

Perintah Pangkoarmada II

Kegiatan latihan ini juga merupakan implementasi arahan Pangkoarmada II, Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur kapal perang di bawah jajarannya.

Dalam arahannya, Pangkoarmada II Laksda Alit Jaya minta setiap unsur KRI terus meningkatkan profesionalisme prajurit serta memastikan kesiapan alat utama sistem senjata (alutsista).

Dia menuturkan latihan ini juga merupakan implementasi yang menekankan kepada setiap unsur KRI agar senantiasa menjaga kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit.

“Khususnya dalam meningkatkan kesiapan alutsista guna mendukung tugas pokok menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia,” lanjut Dispenal.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru