HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto mengundang para tokoh agama dan ulama untuk menghadiri acara buka puasa bersama di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/4/2026).
Agenda tersebut disebut sebagai ajang mempererat silaturahmi antara kepala negara, jajaran pemerintah, dan para pemuka agama.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan, bahwa undangan tersebut telah disampaikan kepada berbagai elemen tokoh Islam, termasuk pimpinan organisasi kemasyarakatan hingga pengasuh pondok pesantren.
“Bapak presiden mengundang tokoh-tokoh agama ulama untuk buka puasa besok,” ucap Nasaruddin di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Holopis.com, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, acara buka puasa bersama di Istana itu murni menjadi ruang silaturahmi dalam suasana Ramadan. Ia memastikan, daftar undangan disesuaikan dengan kapasitas ruangan yang tersedia.
“Undangan sesuai kapasitas yang ditampung oleh ruangan yang ada,” ucap Menag.
Isu Board of Peace Tak Dibahas
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin juga menegaskan bahwa agenda buka puasa bersama tidak akan membahas isu keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian.
Seperti diketahui, keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menjadi sorotan di tengah memanasnya konflik Iran dengan Israel-AS.
Saat ditanya apakah isu tersebut akan menjadi bahan diskusi dalam pertemuan buka puasa bersama, Nasaruddin memastikan tidak ada pembahasan khusus.
“Kami enggak bicarakan (Board of Peace),” imbuh menag.
Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menggelar pertemuan dengan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Forum tersebut menjadi ruang klarifikasi bagi Presiden untuk meluruskan maksud dan posisi Indonesia terkait keanggotaan di Board of Peace kepada para tokoh muslim.



