HOLOPIS.COM, JAKARTA – Di Tiongkok terdapat kisah tentang sosok hantu yang berasal dari mayat hidup atau dalam arti lain mayat orang meninggal yang tidak dapat sampai ke peristirahatan terakhir, yakni Jiangshi. Sosok makhluk gaib ini juga dikenal dengan sebutan hantu melompat. Jiangshi dipercaya berasal dari tubuh orang yang telah meninggal, tetapi bangkit kembali karena kondisi tertentu.
Jiangshi digambarkan sebagai mayat dengan tubuh kaku akibat rigor mortis. Karena kekakuan tubuhnya itu, makhluk ini tidak dapat berjalan seperti manusia pada umumnya, melainkan bergerak dengan cara melompat sambil mengulurkan kedua tangan ke depan. Penampilan Jiangshi sering dikaitkan dengan pakaian tradisional pejabat Dinasti Qing, yang menjadi ciri khas visual dalam banyak cerita rakyat dan budaya populer.
Dalam kepercayaan masyarakat Tiongkok kuno, Jiangshi diyakini muncul akibat kematian yang tidak wajar, seperti meninggal secara mendadak, bunuh diri, atau mengalami peristiwa tragis. Selain itu, penguburan terhadap jenazahnya yang tidak layak atau jenazah yang terlalu lama tidak dimakamkan juga dipercaya dapat memicu munculnya Jiangshi. Kondisi tersebut dianggap membuat roh tidak tenang dan tetap terikat pada tubuh fisiknya.
Jiangshi sering diceritakan muncul pada malam hari dan dianggap berbahaya bagi manusia. Makhluk ini dipercaya menyerang makhluk hidup untuk menyerap qi atau energi kehidupan. Berbeda dengan vampir dalam cerita Barat yang mengisap darah, Jiangshi lebih sering dikaitkan dengan penghisapan energi vital menurut kepercayaan tradisional Tiongkok.
Dalam tradisi Tao, terdapat berbagai cara yang diyakini dapat menangkal atau melumpuhkan Jiangshi, yakni dengan Jimat atau talisman yang ditempelkan di dahi dimana hal ini dipercaya dapat menghentikan pergerakannya. Selain itu, benda-benda seperti cermin, api, serta simbol-simbol spiritual tertentu juga dianggap efektif untuk mengusir makhluk ini berdasarkan kepercayaan turun-temurun.
Legenda Jiangshi juga diyakini berakar dari praktik lama pemindahan jenazah jarak jauh. Pada masa lalu, mayat sering diikat pada tiang bambu dan dibawa pada malam hari, sehingga dari kejauhan tampak seperti mayat yang bergerak melompat. Fenomena inilah yang kemudian berkembang menjadi cerita mistis tentang mayat hidup.
Hingga kini, Jiangshi tetap menjadi salah satu ikon horor paling terkenal dari Tiongkok. Sosok ini tidak hanya hidup dalam cerita rakyat, tetapi juga terus muncul dalam film, serial, dan budaya populer sebagai representasi ketakutan terhadap kematian, roh gentayangan, dan ketidakseimbangan antara dunia manusia dan alam gaib.

