HOLOPIS.COM, JAKARTA – Aktris legendaris Indonesia, Wulan Guritno mengaku berada di posisi yang serba salah ketika mengetahui putrinya, Shalom Razade, terpilih sebagai pemeran utama film horor Malam 3 Yasinan. Di satu sisi, ada rasa bangga melihat sang anak menembus proses audisi film secara mandiri. Di sisi lain, kekhawatiran sebagai ibu justru muncul lebih besar.
Tanpa sepengetahuan Wulan Guritno, Shalom Razade mengikuti audisi film tersebut dan dinilai langsung oleh sutradara Yannie Sukarya. Situasi menjadi semakin rumit karena Wulan ternyata terlibat sebagai salah satu produser film itu. Fakta tersebut membuat Wulan sempat merasa tidak nyaman, meski proses pemilihan pemeran berjalan profesional.
“Jadi ini benaran (audisi) profesional, enggak ada baby nepo. Itu benaran lewat casting bersama sutradara. Aku sempat bilang: Bisa enggak sih, enggak usah Shalom? Ada opsi kedua enggak?” ujar Wulan Guritno, dikutip Holopis.com, Senin (5/1).
Kekhawatiran Wulan tak berhenti di situ. Ia mengaku enggan jika keterlibatan dirinya dan sang anak dalam satu proyek memicu anggapan miring di publik. Namun, keputusan sutradara sudah bulat.
“Karena gue malas, ini film ibunya terus anaknya jadi pemeran utama. Gue enggak mau ada suara-suara sumbang. Ternyata Yannie tetap memilih Shalom. Ya, aku mau bilang apa?” lanjutnya.
Setelah menerima keputusan tersebut, Wulan mulai menelaah naskah Malam 3 Yasinan yang ditulis oleh Helfi Kardit, Fannyco Indrawan, dan Delbin Clyte. Di situlah kekhawatirannya kembali muncul. Shalom dipercaya memerankan dua karakter sekaligus, Sara dan Samira, sepasang gadis kembar dengan kepribadian yang saling bertolak belakang.
“Pas baca naskahnya, bukannya aku enggak percaya sama Shalom, Cuma aku tahu beratnya. Istilahnya, aku duluan di industri ini. Sudah mengalami beragam peran dan aku pas baca skripnya waduh berat sih jadi Sara dan Samira. Buat aku pun berat,” kata Wulan Guritno.
Dalam wawancara eksklusif di Gedung KLY, Jakarta Pusat, Wulan secara terbuka mengakui pergulatan batin yang ia rasakan sebagai ibu. Rasa bangga terhadap pencapaian sang anak terus berdampingan dengan kecemasan akan beban peran yang harus ditanggung Shalom di usia muda.
“Ada juga tebersit di pikiranku: Bisa enggak ya, Shalom? Aku sebagai ibu ada kekhawatiran itu. Ada rasa bangga, Shalom yang dapat berarti dia lulus casting. Berarti boleh juga ini Shalom!” tutupnya.
Nantinya, film Malam 3 Yasinan akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada tanggal 8 Januari 2026 mendatang. Bagi Sobat Holopis pencinta film horor, sabar menanti ya!

