HOLOPIS.COM, DIY – Indonesia terus membuktikan kekayaan budayanya melalui inovasi yang memadukan seni, alam, dan kesehatan mental. Salah satunya adalah Seni Menggambar Daundala Awicarita, sebuah praktik unik yang menggunakan daun kering sebagai medium utama untuk berekspresi dan penyembuhan diri.
Keunikan seni ini mendapatkan pengakuan resmi setelah Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY mencatatkan nama mereka dalam Piagam Rekor MURI.
Daundala Awicarita bukanlah sekadar lukisan di media tak biasa. Seni ini membawa filosofi mendalam yang menjadikannya sebuah meaningful journey atau perjalanan bermakna. Asal nama Daundala Awicarita ini diciptakan oleh seniman Prapti Alpandi.
Daundala merupakan gabungan dari Daun dan Mandala (simbol lingkaran yang melambangkan keutuhan), sementara Awicarita diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti “Ayo Bercerita”. Intinya, seni ini adalah ajakan untuk bercerita dan berefleksi melalui pola-pola yang digambar di atas daun.
Menggambar di atas daun kering yang rapuh memaksa peserta untuk berkonsentrasi penuh dan bergerak dengan kehati-hatian tinggi. Rapuhnya media ini secara filosofis menjadi alat latihan untuk kontrol emosi dan kesabaran. Prapti Alpandi sering menjelaskan, jika daun sobek saat proses penyiapan atau penggambaran, itu bisa menjadi cerminan dari emosi yang sedang labil atau tergesa-gesa.
Tujuan utama Daundala Awicarita adalah sebagai terapi. Peserta diajak untuk mengenali perasaan terdalam mereka dan menuangkannya ke dalam goresan motif bernuansa alam di atas daun, mengubah daun gugur yang tak berharga menjadi karya yang membawa nilai penyembuhan.
Pengakuan MURI ini diberikan untuk kategori Pemrakarsa dan Penyelenggara Seni Menggambar Daundala Awicarita dengan Peserta Terbanyak, yang melibatkan hingga 300 peserta dalam satu sesi. Pencapaian ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam mengangkat kegiatan berbasis kearifan lokal ke panggung nasional.
Sebagaimana disampaikan oleh GKR Bendara, kegiatan ini adalah perwujudan nyata bagaimana seni lokal dapat berpadu dengan kesehatan mental dan kesadaran lingkungan.
Daundala Awicarita kini menjadi daya tarik unggulan bagi wisatawan yang mencari pengalaman wellness yang otentik di Indonesia, bukan hanya relaksasi fisik, tetapi juga penyembuhan dan introspeksi diri yang didorong oleh filosofi kearifan alam. Prestasi MURI ini diharapkan semakin mempopulerkan seni ini sebagai bagian integral dari pariwisata kebugaran Indonesia.


