HOLOPIS.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan kader PDIP yang juga Bupati Ponorogo, Jawa Timur Sugiri Sancoko dalam operasi tangkap tangan atau OTT. Elite PDIP pun menanggapi penangkapan terhadap Sugiri.
Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah menyampaikan pihaknya menghormati proses hukum KPK yang menangkap Sugiri. Menurut dia, hal itu menyesuaikan instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri.
“Ketua Umum PDI Perjuangan, kami senantiasa menjunjung tinggi sikap integritas. Dengan demikian tidak akan mempengaruhi. Apalagi mengintervensi proses hukum tersebut,” kata Said dalam keterangannya dikutip pada Minggu, (9/11/2025).
Tapi, Said mengingatkan agar semua pihak mengedepankan asas praduga tak bersalah. Ia bilang proses hukum mesti dihormati hingga Sugiri divonis bersalah melalui putusan hukum yang berkekuatan tetap.

Lebih lanjut, Said yang mewakili PDIP Jatim menekankan tindakan korupsi merupakan bentuk pengkhianatan kepercayaan rakyat. Sebab, perilaku korupsi telah melukai kepercayaan yang diberikan oleh rakyat.
Maka itu, Said dukung lembaga hukum seperti KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi.
Dia pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Kabupaten Ponorogo atas Sugiri yang terjaring OTT KPK.
“Kami mohon maaf karena yang bersangkutan belum sepenuhnya amanah dalam memimpin, mencederai kepercayaan rakyat,” jelas Said.
Said menuturkan Sugiri belum menjalankan amanatnya sebagai kepala daerah.


