Saat ini, tim kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap identitas, latar belakang, dan lingkungan tempat tinggal pelaku. Budi Hermanto juga menambahkan bahwa motif pelaku masih dalam penyelidikan, termasuk kemungkinan adanya unsur perundungan (bullying) yang menjadi latar belakang aksi tersebut.
“Ini juga masih dilakukan pendalaman terhadap motif, apakah yang bersangkutan korban bullying? Ini juga masih kita dalami,” katanya.
Pihak kepolisian memastikan situasi di SMAN 72 saat ini sudah terkendali dan masyarakat diimbau untuk tetap tenang. “Tidak perlu khawatir, tidak perlu resah. Semua sudah dapat dikendalikan oleh Kapolda Metro Jaya,” ujar Budi.


